Pengamat Politik Rocky Gerung menyoroti kembalinya Brigjen Endar Priantoro ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) baru-baru ini.
Kembalinya Brigjen Endar ke KPK disebut-sebut membawa angin segar bagi kubu Anies Baswedan lantaran Endar merupakan Direktur Penyelidikan KPK yang disebut-sebut menolak menaikkan status kasus Formula E yang menyeret nama Anies.
Namun, tampaknya hal tersebut tidak sepenuhnya benar lantaran Endar masih dibebaskan dari tugas-tugas hariannya.
Menurut Rocky, Anies tetap menjadi pion yang sedang diuji oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengetahui kekuatan tiga partai politik pengusungnya.
"Tetap Anies itu pion yang sedang diujikan oleh jokowi apakah bisa Anies itu diteruskan untuk menguji soliditas Nasdem, Demokrat, dan PKS kan,” ujar Rocky, dikutip Suara Liberte dari kanal YouTube pribadi pada Jumat (7/7/2023).
"Jadi dipermainkan di situ justru untuk menghisap energi yang makin lama makin buruk di antara tiga partai pendukung,” sambungnya.
Oleh karena itu, Rocky menilai bukan Anies yang sebenarnya dipermainkan melainkan tiga partai politik pengusungnya. "Jadi bukan Anies nya yang dipermainkan. Presiden Jokowi ingin mempermainkan tiga partai yang kalau solid berbahaya bagi Jokowi,” jelasnya.
Seperti diketahui, Brigjen Endar mengikuti Program Pendidikan Singkat Angkatan (PPSA) XXIV Tahun Ajaran 2023 di Lemhanas RI usai diberhentikan dengan hormat dan dikembalikan ke Polri oleh Ketua KPK Firli Bahuri per 11 April 2023.
“Selain perubahan SK oleh Sekjen, pimpinan KPK juga telah menerbitkan surat tugas mengikuti pendidikan di Lemhanas,” ujar Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri melalui keterangan tertulis pada Rabu (5/7/2023).
Baca Juga: Tinjau Pasar Seketeng Sumbawa, Mendag Zulhas: Harga Bapok Stabil
Untuk saat ini, Brigjen Endar juga masih dibebastugaskan dari tugas hariannya. “Sama dengan pegawai KPK lainnya yang sedang pendidikan di Lemhanas, maka sementara dibebaskan dulu dari tugas sehari-harinya,” ujar Ali Fikri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Kurniawan Ingatkan Timnas Indonesia U-17 Jangan Terbuai Usai Berhasil Mengalahkan China
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Review Jujur dari Buku Kisah Kota Kita: Merawat Kota, Merawat Rasa
-
Usul Pindah Gerbong: Mengapa Pernyataan Menteri PPPA Memicu Amarah Publik?
-
Menyembuhkan Rasa, Kerentanan dan Mimpi dalam Buku Puisi Pelesir Mimpi
-
Jelang Drawing Piala Asia 2027, Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Potensi Bahaya dari Pot 4
-
Aturan Baru DHE SDA Berlaku 1 Juni 2026, Devisa Eksportir Wajib Disimpan di Bank Negara
-
Pesantren dan Masa Depan Karakter Bangsa: Jangan-jangan Ini Jawabannya
-
Hewan Kurban Pilih Jantan atau Betina? Ketahui yang Paling Utama Menurut Syariat
-
Selaku Bapak-Bapak yang Kerap PP Rembang-Tuban, Saya Menaruh Kejengkelan terhadap Hal-Hal Ini!