Meski Menpora, PSSI, dan Pemprov DKI Jakarta menegaskan bahwa renovasi Jakarta International Stadium (JIS) dengan dalih subjektif tak sesuai dengan standar FIFA murni untuk persiapan Piala Dunia U-17, sejumlah kalangan tetap berpandangan ada unsur politis disana.
Ada tujuan politik untuk menyudutkan Anies Baswedan, mantan Gubernur DKI Jakarta yang membangun JIS dan kini menjadi bakal calon presiden. Menurut politikus PKS Mardani Ali Sera, tidak terelakan bahwa ada nuansa persaingan antar capres dalam polemik tentang JIS.
Dia menegaskan semestinya untuk menentukan layak tidaknya stadion, PSSI atau pemerintah langsung mengundang FIFA. “Ajak saja FIFA untuk inspeksi. Simpel. Sekalian menjadi penilaian yang fair soal kualitas JIS,”Ucap Mardani, kemarin.
Dia mengatakan dalam kesempatannya bertemu dengan Anies beberapa waktu lalu, dinyatakan JIS merupakan karya anak bangsa dan bukan milik Anies. “JIS itu bukan miliknya, tapi milik Indonesia. Jika mau direnovasi silahkan, tapi jangan kesusu dan menghakimi, biarkan FIFA yang menilai,”katanya.
Mardani menambahkan Indonesia memiliki stadion-stadion lain yang sebaiknya diberikan kepada FIFA untuk dinilai. Ketika hal itu dilakukan, ketika FIFA menyatakan perlu ada perbaikan semua akan legawa menerimanya.
Sebelumnya Menteri BUMN sekaligus Ketua Umum PSSI Erick Thohir bersama Menteri PUPR Basuki Hadimuljono meninjau JIS pada Selasa (4/7). Pengecekan ini untuk melihat kesiapan JIS dalam menyelenggarakan Piala Dunia U-17.
Erick mengatakan stadion harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi penonton. “Kita ingin memastikan suporter pulang dengan selamat. Sejak awal saya selalu bicara tentang akses,”tegas Erick. Dengan melakukan renovasi, lanjut Erick nantinya JIS dapat dinikmatin tim-tim sepakbola di dalam negeri.
Tag
Berita Terkait
-
Jenderal Bintang 4 Ini Disebut Bakal Jadi Cawapres Anies Baswedan, Faizal Assegaf Ungkap Jika SBY Legowo, Ini yang akan Terjadi pada Demokrat
-
CEK FAKTA: Usai Diperiksa KPK Hampir 5 Jam, Terbukti Anies Baswedan Lakukan Korupsi
-
Mau Anies Umumkan Cawapres Lebih Cepat, Partai Demokrat Ogah Deklarasi Dilakukan Last Minute
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
Kericuhan Warnai Pengosongan Lahan Hotel Sultan
-
Harga Oli Motor Terus Meroket, Begini Cara Mengetahui Oli Palsu
-
BI Naikkan Suku Bunga Jadi 5,75%, Rupiah Dibela, Kredit Tetap Digenjot
-
Kabar Baik! 97 Persen Huntara Rampung, Pengungsi di Aceh-Sumbar Tak Lagi Tinggal di Tenda
-
PDIP Sindir Balik Jazilul PKB: Apa Anda Galau Ingin Adu Domba Kami dengan Pemerintah?
-
Kontroversi Ancang-ancang Penalti, Harry Kane Sukses 'Akali' Aturan FIFA?
-
Kasus Hanania Travel: Awkarin Tunda Pemeriksaan Saksi dan Davina Karamoy Diperiksa Polisi
-
Rekap Hasil Pertandingan Piala Dunia 2026 Kamis 18 Juni: Ronaldo Mandul, Sejarah Baru Uzbekistan
-
CVT Mitsubishi Xpander vs Toyota Veloz Lebih Awet Mana? Begini Kata Mekanik
-
BMW Terjebak Krisis Setelah Pangkas Target Laba dan Saham Merosot Tajam