Pengamat sepak bola Anton Sanjoyo angkat bicara terkait rencana renovasi Jakarta International Stadium (JIS) yang akan digunakan sebagai venue Piala Dunia U-17.
Anton mengatakan, JIS sudah memenuhi standar meskipun ada sejumlah pihak menyebut bahwa rumput di lapangan JIS tidak sesuai dengan standar dari induk sepak bola dunia atau FIFA.
"Nah, kita mau bicara (renovasi) yang mana? Kalau bicara yang teknis, saya yakin JIS itu sudah memenuhi standar ya. Kalau pun dibilang rumptnya mungkin tidak standar FIFA karena memang ada spesifikasi soal rumput itu," kata Anton dalam pernyataannya dikutip Liberte Suara, Senin (10/7/2023).
Menurut Anton, jika renovasi JIS bertujuan memperbaiki kualitas rumput agar dapat memenuhi standar dari FIFA, maka prosesnya paling lama memakan waktu dua bulan.
"Rumput itu persoalan yang sangat mudah. Itu dua bulan juga kelar," tegas Anton.
"Jadi tinggal diambil lapisan (rumput) teratasnya, diganti yang baru dengan lapisan yang memang standar FIFA, kalau memang ada spesifikasinya," tambahnya.
Sementara itu, Anton berpendapat, jika rencana perbaikan JIS bertujuan mengatasi persoalan standar keamanan dan keselamatan, maka harus betul-betul serius untuk diselesaikan oleh pemangku kepentingan.
"Tapi jika yang menjadi persoalan adalah standar keamanan dan keselamatannya, ini yang berkali-kali saya soroti karena jangan lupa Indonesia ini baru disorot FIFA dalam kasus tragedi Kanjuruhan 135 nyawa," ungkapnya.
Ia melanjutkan, JIS harus memenuhi standar keamanan dan keselamatan bagi para penonton dalam stadion. Ia meyakini hal ini adalah masalah yang krusial.
Baca Juga: CEK FAKTA: Polisi Temukan Tumpukan Emas di Rumah Pendiri Al Zaytun, Panji Gumilang
Satu hal yang menjadi sorotan Anton adalah soal perimeter penonton yang membatasi antara gerbang atau gate dengan wilayah luar stadion.
"Itu yang dimaksud adalah gate masuk untuk penonton. Kalau tidak ada perimeternya, tidak ada pagar pembatasnya antara wilayah luar dan wilayah gate itu akan terjadi kemungkinan penonton tidak bertiket bisa mengakses masuk ke gate," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Kemelut Dimodifikasinya Panduan Bangun Stadion JIS, Tanda Akan Bertambahnya Polemik Anies?
-
PDIP Minta Audit Total Soal Pembangunan JIS Tak Sesuai Panduan Buro Happold, PSI: Setuju!
-
Buro Happold Klarifikasi Soal JIS Tak sesuai Konsep Desain Orisinil, Guntur Romli: Padahal Namanya Sering Dijual oleh Jislimin
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Terduga Pencuri di Aceh Besar Putus Tangan Usai Duel dengan Pemilik Rumah
-
Maraknya Buzzer Pemburu Receh: Antara Miskin Ekonomi dan Miskin Harga Diri
-
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, Sejumlah Bangunan Rusak
-
Sukhoi Asal Malang Guncang Langit Perancis: Rahasia Layangan Rp7 Ribu Tembus Kejuaraan Dunia
-
Ngeri! Bawa Bom Molotov Buat Tawuran, 18 Remaja di Bekasi Diciduk Brimob
-
Tidak Apa-Apa Sebab Kita Saling Cinta: Teman Kontemplasi di Larut Malam
-
Tips Memanfaatkan Modena Pay, Belanja Teknologi Rumah Lebih Hemat
-
BRI Hadirkan Program Reward Emas bagi BRILink Agen yang Sukses Tingkatkan Pengguna BRImo
-
Peringati Tahun Baru Islam, Jusuf Kalla: Masjid Harus Memakmurkan Jamaah
-
BRI Apresiasi BRILink Agen dengan Reward Emas untuk Dorong Akuisisi Pengguna BRImo