Anggota Komisi XI DPR Fraksi PKS Ecky Awal Mucharam mengkritik berlakunya kebijakan biaya layanan untuk setiap penggunaan dari QRIS. Menurutnya ini akan menyulitkan pedagang kecil yang tengah berusaha pulih selepas Covid-19.
Menurutnya, pemerintah semestinya tahu bahwa pedagang kelas mikro hidup dari laba yang sudah dipotong sejumlah biaya usaha, namun kini muncul lagi tagihan baru.
Tentu dengan ini dapat dikatakan bahwa kebijakan terbaru dari pemerintah ini tak berpihak kepada masyarakat kelas bawah, khususnya kelompok dari Usaha Ultramikro (UMI).
"Perlu dicatat bahwa masih terdapat biaya yang harus dikeluarkan merchant dalam penggunaan QRIS, sehingga tambahan MDR tersebut pastinya membebani pedagang, khususnya UMI,” ungkap Ecky, dikutip Selasa (11/7).
Dirinya juga mengungkit bahwa kelompok pedagang kecil ini tak berusaha untuk mencari keuntungan semata, mereka berusaha guna menghidupi keluarga mereka di Indonesia.
“Perlu diingat bahwa UMI mengumpulkan keuntungan untuk menghidupi keluarganya, bukan seperti korporat besar untuk membangun kerajaan bisnis” ungkap Ecky.
Ecky mengajak seluruh elemen berpikir ulang untuk menjadi bagian dalam mengantarkan Indonesia menjadi negara dengan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas. Berkualitas di sini tidak hanya diartikan besar nilainya, namun harus dapat dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia.
“Regulator membuat aturan yang adil dan berimbang untuk seluruh pelaku ekonomi, pengusaha besar tidak hanya berorientasi laba, tetapi juga mulai memberikan ruang dan mengambil bagian dalam membantu UMI bertahan dalam kondisi yang dituntut berubah cepat mengikuti perkembangan teknologi informasi saat ini. Jika hal ini terwujud, maka inklusif ekonomi yang digaungkan, tidak lagi hanya menjadi wacana,” tutup Ecky.
Baca Juga: Sekilas Kasus Prabowo Subianto Terkait Aktivis 98 dan Soeharto
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Lebih dari Sekadar Jazz! MLDSPOT Siap Bawa Vibes 'Fresh 'N Cool' ke Java Jazz Festival 2026
-
Viral Pocong Bawa Parang Datangi Rumah Warga di Pelalawan, Polisi Turun Tangan
-
Digeruduk Yakuza Mangenes, Pengasuh Ponpes Pekalongan Ditangkap usai Diduga Cabuli 25 Santri
-
Lansia Tewas Terbakar-Suami Kritis, Polisi Tangkap 9 Orang di Bengkalis
-
TNI AL Gagalkan Penyelundupan Puluhan Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Tampil Elegan di Hari Raya, Koleksi Hijab Ini Angkat Kerinduan pada Keindahan Tanah Suci
-
Giliran Plt Gubri SF Hariyanto Rombak Habis Jajaran Dinas PUPR Riau
-
Takbiran Idul Adha Berapa Hari? Ini Perbedaannya dengan Takbir Idul Fitri
-
5 HP Midrange Kamera Terbaik 2026 yang Wajib Dilirik, Hasil Foto Setara Flagship!
-
30 Menit di Neraka Azteca: Semifinal Paling Gila yang Ubah Sejarah Piala Dunia