Penggiat Media Sosial, Noval Assegaf kembali buka suara terkait dengan polemik seputar Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun. Ia kali ini buka suara terkait dengan bekingan yang dimiliki oleh Panji Gumilang.
Tokoh agamawan ini curiga bahwa sosok pendiri ponpes tersebut memiliki koneksi atau hubungan kepada sejumlah elite pemerintahan, paling disorotinya adalah Eks Kepala BIN, Hendropriyono.
Dirinya ingat betul bahwa sosok ternama itu pernah ditugaskan untuk menghadiri peletakan batu pertama untuk salah satu bangunan di Al Zaytun. Hal ini dilakukan karena ia harus mewakili sosok dari Megawati Soekarnoputri.
"Pada masa pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri, Hendropriyono diminta untuk menggantikan Ketum PDIP itu menghadiri peletakan batu pertama untuk gedung pembelajaran Al-Zaytun," ungkapnya dalam Twitter, dikutip Selasa (11/7).
Menurutnya, hal ini cukup janggal, apalagi pada saat itu terjadi, Hendropriyono memiliki jabatan dalam pemerintahan yang sangat penting, ia menjabat sebagai kepala dari Badan Inteligen Negara (BIN).
"Saat itu Hendropriyono menjabat sebagai Kepala BIN. Kepala BIN meresmikan pesantren NII?" ujarnya dengan curiga dalam media sosialnya.
Sementara itu, Hendropriyono sendiri telah membantah dirinya merupakan bekingan dari Panji Gumilang. Ia justru merasa aneh dengan tuduhan itu karena menurutnya sangat tidak masuk akal.
"Emang kekuatan saya apa ya? Kalau saya masih aktif punya kekuatan, ditakutin. Saya rasa ini karena waktu itu saya Kepala BIN, buat seorang intelijen musuhnya musuh adalah kawan saya dan terus terang musuh Republik Indonesia, NII (Negara Islam Indonesia)" jelasnya.
Baca Juga: CEK FAKTA: Ikuti Aliran Sesat Al Zaytun, 6 Jenderal Terpaksa Ditangkap
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Prabowo Mau Stop Impor BBM: Kita Akan Swasembada Energi
-
Portugal Unjuk Gigi Lumat Uzbekistan! Inikah Tahun Kejayaan Ronaldo di Piala Dunia Terakhirnya?
-
Kasus Video JK: Pelapor Ade Armando dan Abu Janda Kecewa Laporannya Dilempar ke Polda Metro
-
IHSG Hancur Lebur! Anjlok 3,56% ke Level 5.883, Asing Ramai Jual BMRI dan DSSA
-
Hakim Sebut Tak Terbukti Berperan Aktif, Raudi Akmal Kini Jadi Tersangka Dana Hibah pariwisata
-
Saat Tentara Harus Pegang Cangkul: Tamparan untuk Birokrasi Sipil Kita
-
Penganiaya Wanita di Bandung Diciduk Polisi, Kapolda Jabar: Pelaku Negatif Narkoba
-
Genset Diesel vs Bensin: Mana yang Lebih Efisien untuk Rumah Tangga saat Mati Listrik?
-
Kapolda Jabar Beberkan Kronologi Lengkap Detik-Detik Penangkapan Buron Taufik Hidayat
-
Bukan Menolak Lirboyo, Ini Sebenarnya yang Terjadi Saat Munas di Ploso