Penggiat Media Sosial, Jhon Sitorus menyoroti sebuah video yang viral dalam media sosial yang menunjukkan sosok dari Yenny Wahid. Ia membaca kode-kodean sosok tersebut yang sedang ditanya terkait dengan jawabannya terhadap tawaran dari Kubu Anies Baswedan.
Dalam video tersebut, anak mantan presiden itu mengungkit soal rekam jejak dari mantan menteri pendidikan yang coba menjadikannya sebagai calon wakil presiden dari Koalisi Perubahan. Ia mengatakan rekam jejak ini adalah hal yang membuat politikus dilirik oleh semua elemen masyarakat. Oleh karenanya, Yenny dengan tegas mengatakan ia akan teguh memegang prinsip yang dimilikinya.
"Intinya, semua politisi pasti akan dihubungi karena track recordnya . Kalau Anies Baswedan punya reputasi tertentu, biar dia yang menjawab. Kalau saya pasti akan stay true to my values," tegasnya dalam video yang diunggah @Miduk17, Selasa (11/7).
Jhon yang mengunggah hal tersebut yakin bahwa ini adalah kode-kodean Yenny. Ia menolak untuk menjadi cawapres dari Anies. Hal tersebut karena sosok itu tak ingin berdampingan bersama seseorang yang lekat dengan politik identitas.
"Cara menolak yang halus, tapi elegan. Yenny Wahid mementingkan value (Kebhinnekaan, Pluralisme, Antikorupsi)," ungkapnya dengan tegas.
Menurutnya, Kubu Anies sebaiknya sadar bahwa mereka tak akan dapat meminang sosok dari Yenny. Ia juga berharap bahwa hal ini akan mengubah pemikiran dari Surya Paloh. Menurutnya elite politikus itu sebaiknya batal mengusung Anies.
"Untuk seluruh pendukung Abas, harap jangan gigit jari. Om Paloh juga semoga lekas disadarkan dengan penjelasan Mbak Yenny," tegasnya.
Diketahui, Yenny Wahid sendiri menyatakan bahwa dirinya belum memiliki keputusan terkait dengan pesta demokrasi maupun kemana arah politiknya akan berlabuh di Pilpres 2024
"Saya belum mau menjawab, saya komunikasi dengan semua tokoh-tokoh partai, tokoh-tokoh politik," ujarnya baru-baru ini seperti yang dikutip Selasa (11/7).
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Sudirman Said Mengaku Tak Dicecar soal Riza Chalid dalam Pemeriksaan Kasus Petral
-
Porprov Jateng 2026 Terapkan Sistem Real-Time, Hasil Pertandingan hingga Prestasi Dipantau Langsung
-
Langkah Isuzu di GIIAS 2026 Jadi Ujian Konsistensi di Tengah Ketatnya Pasar Kendaraan Niaga
-
Dituding Singgung Hubungan Rizky Nazar, Anjasmara Akhirnya Minta Maaf: Saya Tidak Sebut Nama
-
Indonesia Jadi Pasar Strategis Acerpure, Generasi Muda Jadi Target Utama
-
Mati Listrik saat Bikin Roti? Ini 5 Cara Selamatkan Adonan!
-
PHK Meningkat, DPR Minta KP2MI Genjot Penempatan Pekerja ke Luar Negeri
-
Koordinat Lokasi hingga Data Keluarga Bocor, Dosen UGM Diteror usai Kritik Dugaan Mutasi ASN
-
MPLS Berakhir, MBG jadi Pengalaman Pertama Mencicipi Buah Impor bagi Siswa di Sekolah Kecil Jogja
-
Kisah BRILink Agen Simalungun: Dulu Jemput Bola, Kini Bawa Pulang Mobil dari BRI