Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun Panji Gumilang diduga memiliki lebih dari 200 sertifikat tanah atas nama dirinya dan keluarganya, kata Menko Polhukam Mahfud MD.
Menurut Mahfud, temuan itu terkait penyalahgunaan kekayaan Al Zaytun yang dikuasai sendiri oleh Panji, istri, dan anak-anaknya.
Badan Pertanahan Negara (BPN), kata Mahfud, mencatat ada 295 bidang tanah yang bersertifikat atas nama Panji hingga nama samaran.
“Ditemukan sebanyak 295 sertifikat tanah dengan rincian sebagai berikut. Orang yang bernama Abdussalam Raden Panji Gumilang itu dia memegang sertifikat atas nama hak milik untuk dirinya sebanyak 107 sertifikat, 107 bidang tanah dengan luas 6.000 meter persegi,” kata Mahfud dalam keterangannya dikutip Liberte Suara, Selasa (11/7/2023).
Ia melanjutkan, ada sertifikat tanah atas nama Farida Alwidat yang menguasai 22 bidang tanah seluas 142.500 meter persegi dan sertifikat tanah atas nama Imam Prawoto alias Abu Toto sebanyak 35 bidang tanah dengan luas 89.700 meter persegi.
“Kemudian ada Ahmad Prawira Utomo, sembilan bidang (tanah) dengan 159.000 meter persegi. Ikhwan Triatmo enam bidang dengan 69.000 meter persegi,” ungkap Mahfud.
Tanah atas nama Anis Khairunnisa, yang diduga istri atau anaknya berdasar riwayat hidup, tutur Menko Polhukam, ada sebanyak 43 bidang tanah dengan luas 442.000 meter persegi.
“Kemudian ada Hakim Prasojo 30 bidang (tanah) atau 31 sertifikat. Dan yang terakhir Sofiah Alwidat sebanyak 42 bidang dengan luas 396.000 meter persegi,” jelas Mahfud.
Mahfud menyebut, data kepemilikan tanah dari BPN itu diduga mengacu pada Panji Gumilang lantaran identitas seperti nama, tempat tinggal, dan tanggal lahirnya memiliki kesamaan.
Baca Juga: Copot Hijab, Nathalie Holscher Disuruh Aldi Taher Baca Alquran: Biar Gak Bingung
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Cara Saya Mengubah Kesepian Menjadi Ruang Terbaik untuk Mengenal Diri
-
75 Rumah di Makassar Ludes Terbakar dalam 6 Bulan, Ternyata Ini Penyebab Utamanya
-
Disegel Kejagung, Nasib Ribuan Unit Motor Listrik MBG Menunggu Keputusan BGN
-
ITDC Dilaporkan ke KPK, Diduga Rugikan Negara Miliaran di Proyek Mandalika
-
Jangan Gegabah Memasukkan Jurnalisme ke UU Hak Cipta
-
Bedak Sariayu Tabur Harga Berapa? Ini 2 Varian yang Kurangi Kilap, Lengkap Ulasan Pembeli
-
IHSG Loyo Nyaris ke Level 5.900, 501 Saham Kebakaran
-
Dipanggil Presiden ke Istana, Dirut PLN Minta Maaf soal Gangguan Kelistrikan Nasional
-
Pecah Telur di Piala Dunia 2026, Lamine Yamal Tak Bisa Bendung Kebahagiaan
-
Cerita Inspiratif: Desa Batuah Menyulam Harapan dari Hasil Alam