Suara.com - Pimpinan Pondok Pesantren Al Zaytun, Panji Gumilang diduga melakukan tindak pidana penistaan agama. Bahkan kasus tersebut sudah masuk ke tahap penyidikan di Bareskrim Polri.
Namun, Panji Gumilang belum ditetapkan sebagai tersangka. Alasannya Polri masih menunggu hasil Puslabfor Bareskrim Polri berdasarkan bukti yang dikumpulkan.
"Untuk barang bukti yang sudah dikirim ke Puslabfor Bareskrim Polri di antaranya screenshot atau tangkapan layar dari konten Sdr. PG (Panji Gumilang) di media sosial," tutur Karo Penmas Mabes Polri, Brigjen Pol Ahmad Ramadhan.
Berkaitan dengan itu, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD turut memberikan pernyataannya mengenai polemik Ponpes Al Zaytun.
1. Ponpes Tidak Akan Dibubarkan
Mahfud MD menegaskan pemerintah tidak akan membubarkan pondok pesantren pimpinan Panji Gumilang itu. Pasalnya, pesantren tersebut dinilai menghasilkan lulusan terbaik.
"Al-Zaytun sebagai pondok pesantren itu tidak akan dibubarkan, pemerintah mengakui bahwa sekolah itu baik produknya," kata Mahfud di kantornya, Selasa (11/7/2023).
2. Pemerintah Akan Selesaikan Proses Pidana Panji
Mahfud menegaskan Ponpes Al Zaytun itu akan dibina oleh pemerintah. Pembinaan tidak akan dilakukan kepada Panji Gumilang. Terhadapnya akan diselesaikan proses pidana terlebih dahulu.
"Sehingga kita akan bina, akan sesuaikan kurikulumnya, akan bersihkan kalau ada kotoran-kotorannya di dalam pelaksanaannya. Tidak akan dijatuhi sanksi apa-apa. Akan terus berjalan, dibina oleh pemerintah pemikiran agamanya," ujar Mahfud.
3. Dugaan Panji Melakukan Pencucian Uang
Mahfud menyebut Panji Gumilang diduga melakukan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Pasalnya, Mahfud melihat banyak transaksi janggal dalam rekening pimpinan Ponpes tersebut.
Terdapat 145 rekening dibekukan dari 367 rekening yang diduga ada kaitannya dengan Al Zaytun maupun Panji Gumilang. Panji diduga melakukan penggelapan, penipuan, dan pelanggaran aturan yayasan serta penyelewengan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
"Kami telah membekukan 145 rekening dari 367 rekening yang diduga menurut PPATK memiliki kaitan dengan Pondok Pesantren atau kegiatan Al-Zaytun, kegiatan Panji Gumilang," ujarnya di Jakarta, Selasa (11/7/2023).
4. Penyalahgunaan Aset Ponpes
Berita Terkait
-
Cerita Alumni Al Zaytun Kena Imbasnya dari Kasus Panji Gumilang: Ada Pihak yang Enggak Pernah Tersentuh
-
Waduh! Panji Gumilang Tak Ambil Pusing Meskipun Dibuat Seribu Fatwa, Begini Reaksi MUI
-
Ternyata 3 Isu Ini Sulit Dibongkar dari Al Zaytun, Pantas Saja Aktivis Indramayu Bilang...
-
Dilaporkan Masyarakat, Ini 4 Fakta Ponpes Al Zaytun Diduga Punya Bunker dan Gudang Senjata
-
Cek Fakta: Ganjar Pranowo Terbukti Sesat, Capres PDIP Ngamuk Bela Panji Gumilang?
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Langit Jakarta 'Bocor', Mengapa Modifikasi Cuaca Tak Digunakan Saat Banjir Melanda?
-
Debit Air Berpotensi Naik, Ditpolairud Polda Metro Jaya Sisir Permukiman Warga di Pluit
-
Bus TransJakarta Hantam Tiang PJU di Kolong Tol Tanjung Barat, Satu Penumpang Terluka!
-
El Clasico Legenda Bakal Hadir di GBK, Pramono Anung: Persembahan Spesial 500 Tahun Jakarta
-
Jakarta Dikepung Banjir, Ini 5 Cara Pantau Kondisi Jalan dan Genangan Secara Real-Time
-
Superflu vs Flu Biasa: Perlu Panik atau Cukup Waspada?
-
BNI Pertegas Dukungan Sekolah Rakyat untuk Perluas Pemerataan Pendidikan Nasional
-
Tutup Rakernas I 2026, PDIP Umumkan 21 Rekomendasi Eksternal
-
Banjir Rendam Jakarta, Lebih dari Seribu Warga Terpaksa Mengungsi
-
Hujan Deras Rendam 59 RT di Jakarta, Banjir di Pejaten Timur Capai Satu Meter