Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan, pemerintah akan membina Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun pimpinan Panji Gumilang.
Mahfud mengungkap, pemerintah tidak akan membubarkan Al Zaytun sebagai sebuah ponpes karena sekolah itu baik produknya.
Pemerintah kemudian akan memberikan penyesuaian terhadap kurikulum Al Zaytun sehingga akan dapat berjalan lebih baik. Selain itu Al Zaytun juga tidak akan diberi sanksi oleh pemerintah.
"Kita akan bina, akan disesuaikan kurikulumnya, akan membersihkan kalau ada kotoran kotornya di dalam pelaksanaannya. Tetapi pondok pesantren dan seluruh sekolah dan pesantrennya itu tidak akan dijatuhi sanksi apa-apa," kata Mahfud dalam keterangannya, Selasa (11/7/2023).
"(Ponpes) akan terus berjalan dibina oleh pemerintah, Kementerian Agama," tegasnya.
Namun demikian, Mahfud mengingatkan bahwa pimpinan Panji Gumilang akan tetap menjalankan proses hukum yang telah berlangsung sekarang ini.
Dengan begitu, polemik Al Zaytun akan segera selesai dan tidak akan terjadi lagi pada momen menjelang pemilihan umum (pemilu) dari tahun ke tahun).
"Tapi Panji Gumilang yang merupakan tokoh di Pondok Al Zaytun ini tidak pidananya akan kita selesaikan agar tidak selalu menjadi isu setiap ada event politik," terang Mahfud.
Baca Juga: CEK FAKTA: Amien Rais Buat Gerakan People Power untuk Menangkan Anies Baswedan?
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Peran Baru Lee Jong Suk, Debut sebagai Duta Merek di Asia
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Podcast Tiga Dara: Jakarta untuk Perempuan, Sudah Jadi Ruang Aman atau Belum?
-
Mengenal Sandiana Soemarko, Filantropis Indonesia di Balik Berbagai Aksi Kemanusiaan
-
Penetapan Tersangka Raudi Akmal Dipertanyakan, Kuasa Hukum Singgung Putusan Pengadilan
-
Tahan Uruguay, Pelatih Tanjung Verde: Ini Utang ke Timnas Kecil
-
Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Prediksi Yordania vs Aljazair: Adu Taktik dan Duel Bintang Demi Lolos Fase
-
Tiga Tahun Disekap Kekasih di Bandung, Pesan Kabar Baik ke Keluarga Ternyata Akal-akalan Pelaku