Kritikus Faizal Assegaf blak-blakan mengungkapkan pemantik badai politik nasional, ternyata terkait Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh sekaligus partainya keluar dari kekuasaan presiden Joko Widodo (Jokowi) atau sebagai oposisinya.
Hal tersebut diungkapkan Faizal Assegaf dalam akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Faizal Assegaf awalnya mengatakan bahwa Surya Paloh menjadi keluar dari lingkup Jokowi dan bersikap sebagai pihak yang tak lagi berada di zona nyaman kekuasaan Jokowi.
Terlebih lagi, kata Faizal Assegaf, sikap itu tampak dari NasDem yang mengusung Anies Baswedan menjadi bakal calon presiden (bacapres) untuk Pilpres 2024.
"Surya Paloh dan NasDem keluar dari zona nyaman kekuasaan Jokowi. Mendeklarasikan Anies Baswedan Capres. Angin perubahan itu memantik badai politik nasional. Istana terguncang!," ujar Faizal Assegaf dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @faizalassegaf, Rabu (12/7).
"Rakyat dibuat kaget, sebagian pihak meragukan manuver cerdas putra Aceh itu. Namun terbukti Nasdem tulus mengulur tangan, melebur dengan seluruh elemen oposisi," sambungnya.
Lebih lanjut, Faizal Assegaf juga mengatakan bahwa ada berbagai upaya penjegalan Anies Baswedan menuju Pilpres 2024. Menurut Faizal Assegaf, hal itu justru membuat Surya Paloh dan partainya itu semakin merapatkan barisan.
"Berbagai upaya menjegal Anies terus dilakukan. Justru bikin Surya Paloh dan NasDem makin solid. Tambah kencang menyerukan perubahan. Wajar publik bersimpati dan apresiasi," ungkap Faizal Assegaf.
"Lebih heroik, Surya Paloh lantang menegaskan: Jangankan masuk penjara, dibunuh pun bakal tetap dukung Anies. Sikap keberanian tersebut memompa semangat rakyat banyak," tambahnya.
Faizal Assegaf menegaskan bahwa Surya Paloh bukan politisi kaleng-kaleng. Surya Paloh dinilai sebagai tokoh pers dan sekaligus orator visioner yang terkenal tangguh di panggung nasional.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Menang di Pemilih Pengguna TikTok, Umar Hasibuan Ungkit Omongan Trimedya Panjaitan
Berita Terkait
-
Eko Kuntadhi Sampai Bereaksi Begini Soal Jawaban Yenny Wahid yang Digadang Jadi Cawapres Anies Baswedan
-
CEK FAKTA: Amien Rais Buat Gerakan People Power untuk Menangkan Anies Baswedan?
-
Kader Demokrat Sebut Lebih Baik Keluar dari Koalisi Perubahan Dibanding Terima Gatot Nurmantyo Jadi Cawapres Anies Baswedan
Terpopuler
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Akhir Penantian 40 Hari, 443 Jemaah Haji Asal OKU Timur Kembali ke Pelukan Keluarga
-
Pendapatan Hampir Sesuai Target, Mengapa Ada Rp138 Miliar Dana Tersisa di APBD Pontianak?
-
Terungkap! Ini Catatan yang Membuat Dadan Hindayana Kehilangan Kursi Kepala BGN
-
Dasco Bongkar Alasan Nanik Layak Gantikan Dadan Hindayana di BGN
-
Dadan Hindayana Dicopot, Istana Jamin MBG Tetap Berjalan Normal
-
Tak Terhalang Batas Negara, Dayak Bidayuh RI dan Malaysia Bersatu di Gawia Sowa 2026
-
Dasco Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN: Dia Teruji di Lapangan
-
Rekor yang Tak Pecah 72 Tahun! Skor 7-5 Akankah Terulang di Piala Dunia 2026?
-
Alasan Prabowo Copot Pimpinan BGN: dari SOP hingga Kualitas Makanan
-
Kepala BGN Diganti, Dasco: DPR Apresiasi Pemerintah Dengar Aspirasi Rakyat