PDI Perjuangan (PDIP) buka-bukaan ternyata mereka sejauh ini hanya memiliki enam lampu hijau terkait dengan koalisi guna mengusung sosok dari Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.
Enam lampu hijau itu diberikan atau berasal dari sejumlah partai yang mengingat peringatan puncak dari Bulan Bung Karno. Bisa disebut mereka sejauh ini membuka gerbang untuk Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Partai Perindo dan Partai Hanura.
“Pada dasarnya partai-partai itu memberikan lampu hijau untuk kerja sama, yang diundang itu kan pada saat puncak peringatan bulan Bung Karno,” kata Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto di Jakarta, seperti dikutip pada Rabu (12/7).
Tiga partai telah bergabung untuk mendukung jagoannya, namun ada kabar baik lagi dari Hasto. Ia menyebut bahwa tiga parpol lainnya tengah mensinyalkan diri akan turut mendukung Ganjar.
“Masing-masing (parpol) ada berbagai tahapan-tahapan untuk berkonsultasi dengan internal, untuk menunggu karena sebelumnya sudah membangun kesepakatan. Kita hormati proses itu, tapi nanti akan terkonsolidasi,” ujar Hasto.
Dengan begini, pihaknya semakin yakin akan mengamankan kemenangan dan mengantarkan kursi kepresidenan untuk Ganjar. Mereka yakin akan melakukan hattrick dalam pesta demokrasi.
“Seluruh tim pemenangan Ganjar Pranowo, terus bergerak, mempersiapkan jurus kampanye, mempersiapkan brand strategi,” tutur Hasto.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan