Eks Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia, Susi Pudjiastuti menyoroti masih peliknya masalah soal kekurangan gizi di Indonesia. Ia memberikan solusinya untuk hal ini melalui media sosialnya.
Menurutnya, Indonesia sebenarnya memiliki solusi sejak awal soal masalah tersebut. Hal itu adalah ikan, salah satu kekayaan alam yang melimpah di tanah air.
Ikan bisa menjadi solusi bukan hanya karena mudahnya komoditas tersebut untuk ditemukan maupun harganya yang murah, tetapi juga karena kandungan gizinya yang tergolong tinggi apalagi sebagai sumber protein. Untuk itu ia mendorong adanya kampanye gemar makan ikan.
"Ikan adalah sumber protein termurah termudah, kampanyekan gemar makan Ikan," tegasnya melalui akun @susipudjiastuti, dikutip Rabu (12/7).
Dengan hal tersebut, Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) tak hanya akan menuntaskan permasalahan soal gizi, tetapi juga menaikkan kualitas sumber daya manusia tanah air mulai dari segi ekonomi hingga pendidikan mereka.
"Negara harus hadir menjaga kualitas sdm kita sehat & pintar!", ungkanya.
Diketahui, Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) baru-baru ini menyebut ada 21 juta warga Indonesia yang kekurangan gizi dan 21,6 persen anak mengalami stunting.
"Sekitar 21 juta orang atau 7 persen dari populasi kekurangan gizi dengan asupan kalori per kapita harian di bawah standar Kementerian Kesehatan sebesar 2.100 kkal," ungkap Head of Agriculture CIPS Aditya Alta dalam keterangan resmi, Minggu (9/7).
Berita Terkait
-
Peluang Cuan, Jubir Partai Garuda Tantang Masyarakat Tunjukkan Bukti Disalahgunakannya Kekuasaan oleh Jokowi
-
Hadirkan Sebuah Penghargaan Tertinggi, Ternyata Ada Hal Spesial dari Cara Presiden Jokowi Membesuk Cak Nun!
-
Lebih Milih Ambil Hikmahnya Daripada Benci, Anies Baswedan Ngaku Bersyukur Ditendang Presiden Jokowi
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
CEK FAKTA: Viral Bantuan Dana untuk Masyarakat Non Muslim 2026 hingga Rp 2 Miliar, Benarkah?
-
Klarifikasi Okin Absen di Acara Anak Bikin Gaduh: Akui Salah, Bantah Dilarang Pacar
-
Lepeh Insanul Fahmi? Inara Rusli Kembali Singgung soal Deadline: Saya Sudah Enggak Mau!
-
Balas Pledoi Kerry Riza, Jaksa Minta Hakim Tolak Seluruh Pembelaan Anak Riza Chalid
-
Lasarus Klarifikasi Soal Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret: Bukan Ditutup, Tapi Dibatasi
-
Penampakan Before-After TNI Bersihkan Lumpur di Rumah Warga Terdampak Bencana di Aceh
-
APBN Tekor Rp 695,1 T, Purbaya Klaim Ekonomi RI Masih Aman: Lebih Jago dari Malaysia & Vietnam
-
Update RUU PPRT dan Revisi UU Ketenagakerjaan di DPR, Partisipasi Publik Digelar Mulai 15 Maret
-
Viral Pedagang Kentang Kena Stroke Saat Live TikTok
-
Tragis! Ibu di Sumbawa Tega Bakar Anak Gegara Tolak Cari Pakan Ternak