/
Rabu, 12 Juli 2023 | 13:12 WIB
CEK FAKTA: Ribuan Kader Nasdem Ricuh Tolak Anies Baswedan, Koalisi Perubahan Bubar.

 

Untuk diketahui kebenarannya, hingga saat ini Anies Baswedan masih menjadi capres yang dijagokan oleh Koalisi Perubahan untuk Persatuan. 

 

Bahkan info terbaru, Anies sedang menimbang siapa tokoh politik paling potensial yang akan dia pilih menjadi calon wakil presiden (cawapres).

 

Adapun kandidat tersebut meliputi sosok Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa; Anggota Majelis Syuro PKS, Ahmad Heryawan; dan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

 

Di dalam video berdurasi 20 menit 28 detik itu juga tak berisi cuplikan adanya aksi ricuh yang dilakukan para kader Nasdem

 

Baca Juga: APBN 2022 Defisit 2,35 Persen, Menkeu Tegaskan Ekonomi Negara Pulih Sangat Kuat

Tak ada pula penarikan dukungan Surya Paloh kepada Anies Baswedan, atau pernyataan terkait bubarnya Koalisi Perubahan untuk persatuan. 

 

Melansir dari website Nasdem, Barisan Emak-Emak Milenial bersama sejumlah komunitas dan relawan pendukung Anies Baswedan seperti Alumni Bumi Sriwijaya for Anies Baswedan dan UMKM Anies menyambangi NasDem Tower, Jumat (26/5). Mereka menyatakan dukungannya kepada NasDem dan Anies Baswedan.

 

Puluhan emak-emak dan sejumlah perwakilan relawan Anies Baswedan tiba mengenakan pakaian adat nusantara dan diterima langsung Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Ahmad Ali. Hadir pula Plt. Sekjen NasDem, Hermawi Taslim, Ketua Bidang Perempuan dan Anak, Amelia Anggraini serta sejumlah pengurus DPP NasDem lainnya.

 

Melihat informasi di website resmi Nasdem yang masih aktif menginformasikan aktivitas Anies, nampaknya menepis isu penarikan dukungan Surya Paloh ke Anies.

 

Berdasarkan penelusuran Google Image, foto thumbnail tersebut diedit dan tak berhubungan dengan berita manapun. 

 

KESIMPULAN

Video ‘RIBUAN KADER TOLAK ANIES - POROS PERUBAHAN BUBAR - PARA KADER BAKAR ATRIBUT PARTAI’ yang diunggah akun youtube POLITIK NUSANTARA memiliki konten yang dimanipulasi atau manipulated content.

Load More