Pemilik Usaha Mini Gold, Edi Hermanto menyoroti komitmen pemberantasan korupsi yang baru-baru ini diucapkan oleh Ganjar Pranowo dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) XVI di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (13/7/2023)
Bakal calon presiden itu berjanji akan memberantas korupsi jika dirinya terpilih sebagai pemimpin selanjutnya dari Indonesia. Hal ini membuat terkejut sosok dari Edi.
Menurutnya, Ganjar dengan ini harus berani melawan kader partainya sendiri. Pasalnya, PDI Perjuangan (PDIP) dalam benak masyarakat sering dicap sebagai partai yang paling banyak terkait dengan korupsi.
"Lhoo ndak kawatir memberantas kader partai sendiri? Menurut data statistik nya juara lho mas @ganjarpranowo," ungkitnya melalui akun @BangEdiii, dikutip Jumat (14/7).
Dirinya mengatakan partai berlambang kepala banteng yang dikenal sebagai partai wong cilik itu bahkan pernah disebut sebagai partai juara korupsi.
Oleh karenanya, Ganjar menurutnya lebih baik berjanji sesuatu yang lebih realistis dan benar-benar dibuktikan kepada masyarakat di Indonesia.
"Silahkan tinggal googling keyword partai juara korupsi. Mungkin bisa janjikan yang lain aja yang lebih masuk akal," jelasnya.
Diketahui, PDIP sering kedapatan mendapati partainya disebut sebagai juara korupsi, paling fenomenal adalah saat ditangkapnya Eks Menteri Sosial (Mensos) Juliari Peter Batubara. Masyarakat langsung berbondong-bondong mengecap partai ini sebagai partai sarang koruptor.
Baca Juga: Proyek IKN di Mata Ganjar Adalah Masa Depan Bangsa Indonesia karena...
Wajar saja hal itu terjadi, selain karena hal yang dikorupsi adalah dana bantuan untuk rakyat yang tengah menghadapi pandemi, PDIP juga sebelumnya tengah bermasalah dengan banyaknya kader partai yang ditangkap maupun masih buron oleh KPK. Paling fenomenal adalah Harun Masiku.
Meskipun begitu, PDIP sampai saat ini terus berusaha membuktikan partainya bukanlah partai yang kental dengan korupsi seperti dalam benak masyarakat. Mereka terus melakukan pengawasan terhadap pemerintahan yang sedang berjalan hingga saat ini.
Terbaru, partai tersebut menangkan pembongkaran habis masalah korupsi soal proyek dari BTS Kominfo. Pihaknya tak ingin masyarakat sekedar mendapatkan rumor yang tak dilengkapi bukti.
"Tidak boleh spekulatif dan harus dibuktikan dengan alat bukti, jadi kalau ada yang menyatakan ada aliran dana ke partai, ya buktikan, jangan hanya isu. Kalau ada bukti, bawa ke Kejaksaan, clear," ujar Sekretaris Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) DPR Bambang Wuryanto di ruangannya, Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (25/5/2023).
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Sepekan Lalu Menimpa Siswa SD Dumai, Kini Dugaan Keracunan MBG Terjadi di Kampar
-
Bye bye Saham Gocap, Harga Saham Paling Mentok Rp1
-
Dari Gita Wirjawan hingga Malaka Project: 5 Podcast Wajib Dengar Biar Wawasanmu Makin Terbuka
-
Terkuak di Sidang! Saksi Ngaku Setor Rp60 Juta ke Wakil Ketua DPRD Pekalongan Demi Jabatan
-
Gerak Cepat di Tengah Bencana, InJourney Group Salurkan Bantuan Untuk Masyarakat Terdampak di NTT
-
5 Sepatu Jalan Terbaik untuk Liburan: Stylish dan Empuk untuk Eksplorasi Seharian
-
Rahasia Rumus Volume dan Luas Permukaan Kubus: Sifat Unik dan Contoh Soal Praktis
-
Gen Z dan FOMO Nonton Konser: Bukan Cuma Hiburan, Tapi Membeli Pengalaman
-
Pakar: Desil DTSEN Tak Bisa Jadi Vonis Tunggal Penerima Subsidi
-
Breasts and Eggs: Perempuan yang Melawan Standar Tubuh dan Norma Sosial