Jurnalis Terkemuka, Dandhy Laksono menyoroti munculnya usulan unik yang ditawarkan oleh Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Baru-baru ini partai tersebut menawarkan untuk menghilangkan iuran untuk BPJS Kesehatan.
Partai tersebut ingin melihat asuransi kesehatan untuk masyarakat bisa dinikmati oleh semua pihak tanpa kecuali, oleh karenanya mereka ingin tak ada iuran guna menikmati layanan tersebut. Sebagai gantinya hal itu dibayar oleh pemerintah melalui pajak.
Dandhy menyoroti hal ini, menurutnya usulan tersebut seperti sebuah sindiran telak untuk pemerintahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Hal ini karena kenaikan iuran yang telah terjadi guna mendapatkan layanan dari BPJS.
"Ide ini sebenarnya menyindir keras rezim Jokowi yang menaikkan iuran BPJS. Bahkan di tengah pandemi," ungkapnya seperti yang dilansir dari @Dandhy_Laksono, Jumat (14/7).
Tak hanya itu, soal pelayanan kesehatan secara gratis ini sangat bertentangan dengan aturan baru yang baru-baru ini disahkan oleh pemerintah.
Sehingga cukup unik bagaimana partai anak muda tersebut malah mengusulkan sesuatu yang bertentangan dengan arah kemajuan dari Jokowi.
"Juga kontradiktif dengan semangat UU Kesehatan rezim Jokowi yang lebih private-market oriented .Tapi partai ini loyalis tegak lurus Jokowi. Bahkan bikin propaganda Jokowisme." tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan