Kader Partai Demokrat, Eko Jhones menyoroti kekecewaan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terkait renovasi Stadion Jatidiri Semarang.
Hal ini ditanggapi Eko Jhones dalam akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Eko Jhones menilai terkait renovasi Stadion Jatidiri itu, tidak ramai dibicarakan seperti wacana renovasi Jakarta International Stadium (JIS).
"Kalau masalah renovasi Stadion Jatidiri oleh Ganjar para cecunguk buzzerp dan elit PSI tetiba gak ngerti sepakbola," ujar Eko Jhones dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @ekojhones77, Jumat (14/7).
Lebih lanjut, Eko Jhones menegaskan jika urusan JIS, dua pihak yang disindirnya itu menjadi yang paling paham soal standar FIFA.
"Kalau urusan JIS mreka langsung sok paling faham dan sok ngerti standar FIFA padahal aturan sepakbola aja mreka gak tau. Ganjar mereka anggap berhala selalu dipuji," tandasnya.
Sebelumnya, dilansir dari Kompas, Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta Anggara Wicitra Satroamidjojo mendukung pembentukan panitia khusus (Pansus) untuk mendalami masalah pembangunan JIS.
Meski begitu, Anggara berharap penelusuran yang dilakukan tidak mengganggu rencana renovasi JIS, agar bisa menjadi tempat penyelenggaraan Piala Dunia U-17. "Hal ini kami harap tidak mengganggu jalannya perhelatan Piala Dunia U-17 yang rencananya akan dilakukan di Indonesia," ujar Anggara dalam keterangannya, Rabu (12/7/2023) "Dan JIS ini kan jadi salah satu stadion yang didorong oleh PSSI untuk menjadi tempat penyelenggaraan," sambungnya.
Menurut Anggara, surat klarifikasi dari Buro Happold, perusahaan perusahaan jasa desain, rekayasa, dan konsultasi asal Inggris bisa menjadi dasar untuk melakukan audit investigasi. Sebab, lewat klarifikasi itu pihak Buro Happold menegaskan bahwa ada ketidaksesuaian antara pembangunan JIS dengan panduan yang dibuat perusahaan. "Surat klarifikasi dari Buro Happold itu menjadi dasar untuk menanyakan dan melakukan audit investigasi terhadap pembangunan JIS," kata Anggara.
Sementara itu, terkait stadion di Semarang, Stadion Jatidiri, ada kekecewaan dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat melakukan sidak ke komplek Stadion Jatidiri, Jumat (20/1/2023).
Baca Juga: Ditantang Borneo FC, Persis Solo Tak Akan Diperkuat Jaimerson Xavier dan Gavin Kwan, Kenapa?
Ganjar mendapati sejumlah pekerjaan renovasi kompleks Jatidiri Semarang kurang bagus, serta meminta pengelola Jatidiri dan pengawas proyek, lebih rajin, dan tegas mengawal pekerjaan.
Kemudian, Ganjar menyampaikan, sejak awal dia telah mengingatkan agar pekerjaan renovasi stadion tersebut mesti mengedepankan kualitas terbaik. Bahkan dia meminta jika ada pihak yang menekan dan meminta sesuatu, agar dilaporkan. Sehingga, kualitas pembangunan tidak berkurang.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura