Bakal Calon Presiden Koalisi Perubahan, Anies Baswedan kembali memberikan kritikan menohok terhadap kebijakan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kali ini dia kurang sreg dengan orientasi pembangunan tanah air yang terkesan mengedepankan kendaraan pribadi.
Dalam sebuah video yang viral dalam media sosial, mantan menteri pendidikan tersebut mengatakan pihaknya ingin mengubah tata cara membangun kota yang dipraktikkan oleh pemerintahan saat ini. Ia ingin tanah air lebih mengedepankan transportasi umum.
Salah satu yang menurutnya harus diubah dapat dimulai dari kebijakan dalam membangun gedung. Ia tak setuju jika sebuah bangunan dapat dibangun tinggi berdasarkan lebar jalan yang menjadi tempat masuk bangunan tersebut. Kebijakan tersebut menurutkan akan mempersempit ruang hidup masyarakat di kota.
"Dimulai dari tata ruang yang berdasarkan pada jalan, memaksa penduduk untuk pindah ke luar (kota) agar mencari (hunian) harga terjangkau, pemerintah ujungnya menyiapkan jalan (tol) untuk mereka masuk (kota) dengan mobil. Efeknya kemacetan yang luar biasa," tegasnya seperti dalam video yang dilansir dari @ekowboy2, Minggu (16/7).
Anies mengatakan dirinya ingin mengubah hal tersebut dengan menerapkan pembangunan yang berdasarkan transportasi umum. Salah satunya dengan memusatkan bangunan tinggi dekat spot-spot transportasi massal seperti terminal atau stasiun.
"Bila di situ ada stasiun, maka delapan ratus meter dari stasiun atau dari terminal bisa dibangun bangunan yang tinggi. Konsekuensinya masyarakat dapat melihat pertumbuhan bangunan tinggi di sekitar terminal dan kawasan stasiun," ungkapnya.
Dengan begitu, dirinya berharap masyarakat dapat beralih dari kendaraan pribadi menuju transportasi umum. Pembangunan jalan tol bisa diminimalisir dengan hadirnya integrasi dari transportasi publik.
"Kita harapkan penduduk yang sebelumnya terlempar ke luar karena tidak mampu menjangkau rumah di Jakarta, mereka kembali akan berbondong-bondong masuk ke Jakarta dengan menggunakan kendaraan umum dan bukan kendaraan pribadi," jelasnya.
Baca Juga: Ketum The Jakmania Bantah Ancam Beri Hukuman ke Anies, Loyalis Bilang Begini
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Indonesia Punya Potensi Besar Kembangkan Kripto Syariah
-
5 Rekomendasi Bedak Ringan untuk Remaja Sekolah yang Hasilnya Natural dan Tidak Dempul sesuai Review
-
Rekam Jejak Jebolan Liga India yang Jadi Pelatih Anyar Bhayangkara FC Gantikan Paul Munster
-
Kata BMKG, Penurunan Kualitas Udara Pekanbaru Bukan karena Karhutla
-
KMP Putri Yasmin Terbakar, 212 Orang Dievakuasi, SAR Masih Cari Korban
-
Bos BI Berganti, Grace Natalie PSI Tegaskan Independensi Institusi Tak Boleh Goyah
-
DPRD DKI Soroti Izin Penjualan Miras di Festival Musik, Buntut Kasus Viral The Sounds Project
-
Bosan Lari Gitu-Gitu Aja? Coba 5 Spot Jogging di Jogja Ini, Suasananya Asri Banget!
-
Luas Karhutla Riau Capai 15 Ribu Hektare Selama Januari-Juli 2026
-
Proyek LRT City Masih Belum Jelas, Dony Oskaria Turun Tangan