Kader PDI Perjuangan, Ferdinand Hutahaean akhirnya buka suara terkait dengan alasannya mengapa ia berlabuh menjadi politikus dari PDIP. Ini menurutnya terkait dengan jalan menuju perjuangan.
Ia mengatakan bahwa dirinya pernah berjanji akan bergabung dengan sebuah partai yang konsisten menjadi penjaga dari Pancasila. Hal ini sudah menjadi alasan utamanya untuk terjun dalam politik di Indonesia.
"Saya pernah berkata bahwa satu saat saya akan masuk di Partai yang konsisten menjaga Pancasila," tegasnya seperti yang dilansir dari @ferdinand_mpu, Minggu (16/7).
Oleh karenanya, ia menolak jika sejumlah elemen masyarakat menilai dirinya berpindah partai dalam waktu dekat karena hanya ingin mengambil keuntungan dari partai yang sedang berkuasa seperti dari PDIP.
Daripada dirinya tersiksa bergabung dengan partai yang tak sejalan dengan hati hurani hingga pemikirannya, ia memilih untuk mencari partai yang sesuai dengan wujud perjuangan dari politiknya.
PDIP menurutnya adalah pelabuhan yang ia cari-cari setelah sekian lama berjuang untuk mencari partai politik yang benar-benar menjadi penjaga dari Pancasila.
"Meloncat itu bagian dari perjuangan mencari menemukan yang sesuai hati nurani," jelasnya.
Seperti diketahui, belum lama mengaku sebagai kader Partai Gerindra, Ferdinand Hutahaean ternyata telah berlabuh menjadi kader anyar Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Berita Terkait
-
Sindiran Menohok dan Lucu Akmal Marhali di Tengah Polemik PSSI - JIS: Jangan Ada PDIP di Sepak Bola
-
Djarot PDIP Minta Bawaslu Tangkap Bohir hingga Politisi yang Beli Suara Rakyat di Pemilu
-
Survei Indostrategic Soal Elektabilitas Parpol: PDIP Masih Mendominasi Dibuntuti Gerindra, PAN-PPP Tak Lolos Parlemen
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
Terkini
-
Dukung Akses Hunian Masyarakat, BRI Realisasikan KPR Subsidi Hingga Rp16,79 Triliun
-
BRI Dukung Program Perumahan Nasional untuk Hadirkan Hunian Layak bagi Masyarakat
-
Sindikat Mafia Dapur MBG di Ciamis! Setor Rp 135 Juta Demi "Klik" Titik Koordinat
-
Misteri Mobil Dinas Pelat B Buat Mudik Terungkap, Pemprov DKI: Punya Instansi Lain!
-
Ulasan Novel Kerumunan Terakhir, Pudarnya Batas Realitas Kehidupan
-
Layvin Kurzawa dan Thom Haye Absen Latihan, Ini Penjelasan Bojan Hodak
-
BRI Salurkan KPR Subsidi Rp16,79 Triliun, Perkuat Dukungan pada Program Perumahan Nasional
-
Hingga Februari 2026, BRI Salurkan KPR Subsidi Rp16,79 Triliun untuk Perumahan Nasional
-
John Herdman Janjikan Timnas Indonesia Jadi Mesin Gol Tanpa Abaikan Pertahanan
-
Modus Kurir Sabu 71 Kg di Merak Terbongkar, Polisi Gagalkan Peredaran Saat Ramadan