Kader PDI Perjuangan (PDIP), Ferdinand Hutahaean membalas kritikan pedas yang dilontarkan oleh Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais. Ia heran mengapa politikus senior tersebut fokus mengkritik sosok dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Dirinya mengatakan bahwa apa yang dikatakan oleh mantan pejabat negara tersebut soal orang nomor satu dalam pemerintahan saat ini tentu tidaklah benar, mana mungkin pemerintah takut ke Anies Baswedan.
Justru ia menilai bahwa ada ketakutan akan pemerintah saat ini dalam Amien Rais. Ia mengibaratkan sosok ini sebagai bebek lumpuh, bahkan lebih parah dari hal tersebut.
"Amien Rais itu lebih parah dari bebek lumpuh. Tak bisa jalan dan hanya bisa koak-koak saja," tegasnya seperti yang dilansir dari @ferdinand_mpu, Minggu (16/7).
Ferdinand mengatakan kritikan hingga tuduhan dari Amien Rais hanya akan berimbas pada datangnya sejumlah masalah kepada sosok politikus itu. Ia mengatakan hal ini seperti skenario senjata makan tuan.
"Tapi koak-koaknya bukan menakutkan tapi justru mengundang pemangsa menerkamnya karena sudah lumpuh dan tak mampu berlari," jelasnya.
Politikus ini yakin cepat atau lambat, Amien Rais akan kena getah ulahnya sendiri. Hal ini seperti karma yang akan datang kepada politikus itu.
"Dia akan jadi korban dari koak-koaknya sendiri, tunggu saja," ungkapnya.
Baca Juga: Disalahkan Soal Kebakaran Plumpang, Warga Tanah Merah Nyatanya Dukung Anies Baswedan
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Festival Lahan Basah Pertama di Indonesia Hadir dari Tempirai, Merawat Tradisi yang Hampir Hilang
-
Dekat dengan Umat, Bank Sumsel Babel Salurkan Dukungan untuk Pengembangan Fasilitas Keagamaan
-
Jelang Idul Adha, PTBA Gelar Pelatihan Penyembelihan Kurban Agar Sesuai Syariat
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
-
Sepatu Lari Lokal Makin Viral, Tapi 5 Hal Ini Masih Bikin Sebagian Runner Ragu?
-
Banjir Air Mata, Nonton Duluan Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan, Sukses Mengharu Biru
-
DVI Mulai Cocokkan DNA Keluarga Korban Bus ALS di Muratara yang Belum Teridentifikasi
-
SPMB Pontianak Dibuka Juni 2026, Orang Tua Jangan Sampai Ketinggalan Jadwal Ini
-
Pengendara Diminta Waspada, Jalan Desa di Landak Mendadak Ambles dan Berbahaya saat Malam
-
Sinopsis Film The Sheep Detectives, Misteri Pembunuhan yang Diselidiki Kawanan Domba