Pimpinan Pondok Pesantren Al Zaytun, Panji Gumilang, menjawab rumor atau tuduhan dia tidak mengakui keberadaan atau eksistensi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Panji Gumilang yang memiliki nama lengkap Abdussalam Rasyidi Panji Gumilang belakangan menjadi perbincangan publik karena ajaran agama Islam yang diajarkan di pondok pesantrennya dinilai menyimpang.
Selain soal agama, Panji Gumilang juga disorot lantaran dianggap tidak mengakui eksistensi status Indonesia sebagai negara kesatuan.
Hal tersebut ditanyakan oleh Pemimpin Redaksi Padasuka TV, Yusuf Mars, kepada Panji Gumilang. Yusuf menanyakan perihal kebenaran rumor tersebut.
“Di luaran, ada yang menyangsikan bahwa Anda itu sebetulnya tidak mengakui terhadap adanya eksistensi NKRI,” tanya Yusuf Mars, dikutip Suara Liberte dari kanal YouTube Padasuka TV pada Senin (17/7/2023).
Menanggapi pertanyaan tersebut, Panji menunjuk dua bendera merah putih di belakang tempatnya duduk seolah menunjukkan bahwa dirinya mengakui NKRI.
Yusuf Mars kemudian menanyakan apakah ada bendera lain yang terpasang selain bendera merah putih tersebut. “Ada bendera lain?” tanyanya.
Menanggapi pertanyaan itu, Panji mempersilahkan Yusuf untuk mencarinya sendiri. “Cari,” ujarnya. Yusuf mengatakan pihaknya akan mencari bendera lainnya jika ada.
Panji Gumilang kemudian mengatakan bahwa dua bendera yang berada di belakangnya merupakan bentuk simbolis dirinya mengakui NKRI. “Inilah namanya apa namanya enamel simbolikus,” ujarnya.
Baca Juga: Ngotot Buktikan Perselingkuhan Inge Anugrah, Ari Wibowo Diduga Rela Sewa Mata-mata
Saat ditanya perihal orang lain yang mungkin tidak bisa mempercayai bahwa Panji Gumilang mengakui NKRI, Panji mengatakan dirinya merasa tidak perlu membuat orang lain yakin.
Baginya, yang terpenting adalah keyakinannya kepada diri sendiri. “Saya tidak perlu diyakini orang. Saya yakin diri saya sendiri,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123