/
Selasa, 18 Juli 2023 | 09:30 WIB
Bima Sakti Tukirman - Timnas Indonesia U-17 (dok. PSSI)

Seleksi pemain untuk timnas U-17 Indonesia akan dilakukan secara objektif  berdasarkan kriteria yang ditetapkan. Pelatih Timnas U-17 Bima Sakti menegaskan tidak ada jaminan pemain diaspora yang saat ini ikut pemusatan latihan bisa langsung lolos seleksi. Bima mengatakan bahwa kalau memang para pemain diaspora lebih bagus  daripada pemain lain, mereka dipastikan akan lolos.

“Kalau memang mereka bagus dibandingkan anak-anak yang sudah ada, ya akan saya ambil. Kalau enggak, lebih baik kita ambil anak-anak lokal yang telah berjuang di akademi dan SSB (Sekolah Sepak Bola). Kita sudah sampaikan bahwa kriteria utama pasti kualitas. Kemudian sesuai posisi, (misalnya) postur tubuh harus seperti bek. Kiper mutlak (tingginya) 180 cm ke atas," tegas Bima Sakti.

Pada seleksi pemusatan latihan awal ini,  Bima Sakti memanggil 34 pemain, termasuk enam dari diaspora, yaitu pemain keturunan atau pemain yang tinggal di luar negeri. Keenamnya ialah Welberlieskott de Halim Jardim, Madrid Augusta, Mahesa Ekayanto, Staffan Qabiel Horrito, Aaron Liam Suitela, dan Aaron Nathan Ang.

Lebih jauh Bima Sakti memastikan akan memilih pemain terbaik yang sesuai kriterianya. Dikatakan akan ada degradasi karena staf pelatih ingin mencoba memberi kesempatan para pemain menunjukkan kualitas terbaik.

Sebelumnya Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir memastikan mereka yang bakal masuk Timnas U-17 adalah bibit-bibit unggul yang benar-benar memiliki talenta. “Semuanya harus sesuai kriteria," tutur Erick.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu mengakui antusiasme peserta seleksi  luar biasa. Terkait dengan seleksi ini, sesuai arahan Presiden Joko Widodo, PSSI mengubah konsep rekrutmen tim U-17 yang akan disiapkan untuk Piala Dunia U-17.

Untuk melahirkan pemain yang unggul, Erick memastikan proses seleksi ini berjalan objektif. Dia menekankan agar tidak boleh ada 'titipan' dalam seleksi pemain. Selain materi pemain, Erick benar-benar ingin memastikan kesiapan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia.

Tag

Load More