Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD buka suara soal pekerjaan rumah atau PR khusus untuk Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi.
Mahfud memastikan, Budi Arie tidak memiliki PR khusus selama menjabat sebagai Menkominfo menggantikan Jhonny G Plate yang sedang terjerat hukum kasus BTS atau Base Transceiver Station.
"Ndak, ndak ada PR khusus. Ini tinggal melanjutkan aja karena ini sudah melembaga, kan, ada tim, ada pedomannya," kata Mahfud dalam pernyataannya dikutip Liberte Suara, Selasa (18/7/2023).
Namun Mahfud mencatat bahwa ada hal-hal yang perlu diluruskan dalam Kementerian Komunikasi dan Informatikan (Kemkominfo).
"Tinggal yang salah-salah itu diluruskan, kan gitu. Dan itu tidak perlu PR khusus, itu kerjaan sehari-hari," ungkap Mahfud.
Terkait kasus hukum yang menjerat Jhonny G Plate, Mahfud mengatakan bahwa prosesnya tetap berjalan. Tapi di sisi lain, pelaksanaan proyek BTS Kemkominfo juga tetap berlangsung.
"Jalan, itu jalan. Jadi gini proses penegakan hukum jalan, pelaksanaan proyek (BTS) jalan," tutur Mahfud.
"Itu perintah presiden kepada saya dulu, dan diulangi lagi tadi kepada Pak Budi Arie. Proses penegakkan hukum harus jalan, tapi program-program juga harus jalan seperti biasa," pungkas Menko Polhukam.
Sebelumnya, Presiden melantik Budi Arie sebagai Menkominfo, di Istana Negara, Jakarta, Senin (17/07/2023) pagi.
Baca Juga: Sukses Rekrut Declan Rice Hingga Havertz, Arsenal Pastikan Belum Berhenti Belanja Pemain Baru
Pelantikan Budi sebagai Menkominfo dilakukan berdasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 62/P Tahun 2023 tentang Pengangkatan Menteri Komunikasi dan Informatika Kabinet Indonesia Maju Periode Tahun 2019-2024.
Berita Terkait
-
Soal Ketum Projo Budi Arie Setiadi Dilantik Sebagai Menkominfo, Denny Siregar Ungkap Jokowi Terbukti Tidak Sombong dan Pelit
-
Resmi Lantik Ketum Projo Budi Arie Setiadi Jadi Menkominfo, Langkah Politik Jokowi Dinilai Memang Kelas Tinggi
-
Visi Menkominfo Budi Arie Awasi Medsos, Pengamat: Rezim Otoriter Telah Kembali
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
7 Fakta Kasus Suap Restitusi Pajak KPP Banjarmasin yang Menjerat Mulyono
-
Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh, Penjualan Awal Realme P4 Power Laris Manis
-
Meski Cerai, Virgoun Tanggung Gaji Seluruh Karyawan Rumah Inara Rusli
-
Kunjungi Istana, PM Albanese Diajak Prabowo Investasi Tambang Garap Nikel Hingga Emas
-
Bos Danantara Anggap Turunnya Peringkat Moody's Bukan Ancaman, Tapi Pengingat
-
Purbaya Tetap Dampingi Anak Buah usai OTT KPK: Nanti Orang Kemenkeu Tak Mau Kerja
-
53 Kode Redeem FF Hari Ini 6 Februari 2026, Klaim Prism Wings dan Item Jujutsu Kaisen
-
Media Belanda Nilai Kehadiran Mauro Zijlstra Bagian Rencana Persija Kudeta Persib Bandung
-
Langit Jabodetabek Mendung Pekat, BMKG Rilis Peringatan Hujan Lebat Siang Ini
-
Pramono Anung Minta Pembongkaran Tiang Monorel di Rasuna Said Dipercepat: Lima Tiang Sehari!