News / Metropolitan
Jum'at, 06 Februari 2026 | 13:51 WIB
Ilustrasi - Penampakan awan mendung pekat yang menyelimuti permukiman dan gedung bertingkat di Jakarta, Senin (20/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem Jabodetabek pada Jumat, 6 Februari 2026, mulai pukul 11.15 WIB.
  • Potensi cuaca meliputi hujan sedang hingga lebat, disertai kilat dan angin kencang hingga diperkirakan pukul 13.30 WIB.
  • Wilayah terdampak mencakup Jakarta, Tangerang, Kabupaten Bogor, Bekasi, dan Depok, memerlukan kewaspadaan tinggi dari masyarakat.

Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca untuk wilayah Jabodetabek pada Jumat (6/2/2026).

Masyarakat diminta waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang diprediksi akan menyelimuti sebagian besar wilayah penyangga ibu kota.

Peringatan yang dikeluarkan sejak pukul 11.15 WIB ini menyoroti adanya ancaman fenomena alam yang cukup masif.

"Berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang," papar BMKG dalam laman resminya.

Wilayah yang terpapar pada awal durasi mencakup Cengkareng dan Kalideres di Jakarta Barat, serta kawasan Curug dan Kelapa Dua di Kabupaten Tangerang.

Tak hanya itu, Kota Tangerang dan sejumlah titik di Tangerang Selatan juga masuk dalam zona merah pantauan radar cuaca siang ini.

BMKG memperkirakan sebaran hujan badai tersebut akan meluas ke hampir seluruh wilayah Jakarta, mulai dari Gambir hingga Jagakarsa.

Bahkan, daerah penyangga seperti Kabupaten Bogor, Bekasi, hingga Depok juga masuk dalam daftar wilayah yang diperkirakan terdampak hujan lebat.

Secara teknis, durasi cuaca buruk ini diprediksi tidak akan berhenti dalam waktu singkat.

Baca Juga: Pramono Anung Minta Pembongkaran Tiang Monorel di Rasuna Said Dipercepat: Lima Tiang Sehari!

"Kondisi ini diperkirakan masih dapat berlangsung hingga pukul 13.30 WIB," lanjut BMKG.

Para pengguna jalan diimbau untuk lebih berhati-hati mengingat adanya risiko angin kencang yang berpotensi memicu pohon tumbang.

Sementara itu, bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan, sangat disarankan untuk mencari tempat berlindung yang aman guna menghindari sambaran kilat.

Load More