Pendiri lembaga survei Cyrus Network, Hasan Nasbi mengaku tak ada yang mau menerima barang taruhannya yakni sebuah mobil Alphard terkait Anies Baswedan.
Adapun Hasan Nasbi pernah bertaruh bahwa Anies Baswedan tak akan mendapatkan tiket sebagai calon presiden (capres) untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.
Terkait hal itu, Hasan Nasbi pun memenuhi janjinya dengan membeli mobil Alphard lantaran akhirnya Anies Baswedan kini menjadi capres yang diusung untuk maju Pilpres 2024 oleh tiga partai yakni Partai NasDem, Partai Demokrat, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang tergabung dalam Koalisi Perubahan untuk Persatuan.
Hal tersebut diungkapkan Hasan Nasbi dalam tayangan YouTube Zulfan Lindan Unpacking Indonesia. Dalam tayangan tersebut, Hasan Nasbi awalnya ditanya oleh politikus senior Zulfan Lindan tentang perbedaan yang tajam pada Partai NasDem dan Partai Demokrat yang menuai efek pada pencapresan Anies Baswedan.
"Saya kira memang perbedaan tajam antara NasDem dengan Demokrat. Ini kan efeknya pada pencapresan Anies ya. Bagaimana kita lihat ini?," ujar Zulfan Lindan dikutip Suara Liberte dari tayangan YouTube Zulfan Lindan Unpacking Indonesia, Kamis (20/7).
Kemudian, Hasan Nasbi pun menanggapinya dengan mengeluhkan Aplhard taruhannya yang masih berada di garasi karena tidak ada yang mau menerimanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'