Kemeja Ganjar Pranowo menjadi sorotan, warna hitam putih hingga pernyataan sikapnya diduga menjadi sinyal bahwa ia siap mengambil keputusan tegas saat menjadi presiden bahkan jika melawan sosok dari Megawati Soekarnoputri.
Hal ini menyusul penjelasan makna dari warna kemeja tersebut. Ganjar menyebut kemeja ini adalah tanda keberanian untuk mengambil sikap sebagai sosok yang tak abu-abu. Sebuah keputusan dimana hasilnya hanya iya atau tidak.
Pernyataan tersebut disampaikannya lewat media sosial saat mengunggah moment dirinya yang tengah menyampaikan pidato politik di depan relawan di Wisma Serbaguna Senayan, Jakarta.
"Hitam putih adalah keberanian. Hitam putih adalah sikap untuk tidak menjadi abu-abu. Sebuah keputusan untuk berkata ya atau tidak," seperti dilansir dari media sosialnya pada Kamis (20/7).
Ganjar juga mengemukakan bahwa desain hingga makna yang tersirat dari kemeja ini berasal dari Presiden Joko Widodo alias Jokowi. Sontak hal ini mendapatkan perhatian dari netizen.
"Emang berani berbeda dengan ketum partai nantinya? Sementara bapak cuma petugas partai. Kami inginkan perubahan," tegas dari @BangRus23
"Hitam putih adalah belang boleh jadi hatinya juga belang dan hati belang sangat berbahasa karena tidak benar-benar putih atau tulus," ungkap dari @AdamsIlham
"Berarti dia juga hitam dia juga putih, kapan kita bisa tau dia lagi hitam atau dia lagi putih," jelas dari @NINOMAHEDAR
Baca Juga: Berebut Jabatan Kepresidenan, Satu Janji Ganjar Pranowo Ternyata Sudah Ditunaikan Anies Baswedan
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel