Politikus partai PDI Perjuangan Budiman Sudjatmiko melontarkan pujian kepada calon presiden (capres) Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai orang baik.
Menurut Budiman Indonesia layak mendapatkan pemimpin orang baik. Oleh karenanya, ia juga turut mendoakan Menteri Pertahanan tersebut selalu sehat dan menjalankan tugas dengan baik bagi bangsa dan negara.
“Saya berharap Pak Prabowo sehat, teruskan tugas, tunaikan tugas. Dan saya ingin orang Indonesia layak untuk mendapatkan orang terbaik, salah satunya Pak Prabowo,” kata Budiman, dikutip Liberte Suara, Kamis (20/7/2023).
Budiman mengatakan, di sisa usia dirinya dan Prabowo, ia berharap bisa lebih bermanfaat bagi rakyat Indonesia. Ia menambahkan bahwa semua pihak ingin mengupayakan persatuan dan keadilan bagi NKRI.
“Minimal dua sila itulah, ‘Persatuan Indonesia’ untuk ‘Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia’. Saya pikir, saya akan mengenang masa-masa lalu saya dan Pak Prabowo dengan manis. Apapun itu, kita berhutang kepada masa depan, bukan berhutang pada masa lalu,” tuturnya.
Sebelumnya, Budiman juga menyampaikan bahwa ia merasa ada kecocokan dengan Menteri Pertahanan tersebut. Kecocokan itu menurutnya ada dalam semangat untuk membawa bangsa Indonesia bangkit di tengah turbulensi.
“Saya mengapresiasi dan merasa bahwa Pak Prabowo itu mewakili satu cara pandang kepemimpinan politik yang cocok dengan saya dalam pengertian suatu bangsa yang ingin bangkit di tengah turbulensi,” kata Budiman Sudjatmiko.
Kemudian, Budiman menilai situasi saat ini sudah jauh lebih baik dari sebelumnya. Ia juga mengajak kepada masyarakat luas untuk mempersiapkan masa depan yang lebih baik untuk bangsa Indonesia.
“Ketika sekarang situasi sudah lebih baik bagi bangsa, saling dewasa, bicara perbedaan, maka kita mengenang masa lalu sebagai masa lalu, masa depan bukan untuk kami tapi untuk bangsa,” ungkapnya.
Baca Juga: Budiman Aktivis 98 Temui Prabowo, Pengamat Baca Dukungan-dukungan Elite, Aktivis hingga Masyarakat
Pada kesempatan yang sama, Prabowo mengaku memiliki banyak persamaan pandangan dengan eks aktivis 98 tersebut. Prabowo menambahkan bahwa ia memilki banyak persamaan visi serta pandangan dengan Budiman.
“Kita tadi cukup lama berdiskusi banyak hal-hal yang kita banyak persamaan, visi, persamaan pandangan,” imbuh Prabowo.
Maka dari itu, Prabowo menegaskan bahwa ia dan Budiman satu suara menghadapi tantangan kritis global yang akan menjadi tantangan bagi Indonesia ke depan. menurutnya, Indonesia membutuhkan adanya persatuan dan kesatuan.
“Jadi pemikiran beliau bahwa kapal besar Indonesia, negara besar seperti Indonesia, perlu suatu persatuan,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Yuto Nagatomo Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Jadi Pemain Asia Pertama Tampil di 5 Edisi
-
4 Tablet Murah yang Cocok untuk Anak Sekolah, Harga Cuma Rp1 Jutaan
-
Alasan Yamaha Gear Ultima Cocok Jadi Teman Mobilitas Harian, Irit Bahan Bakar dan Bagasi Luas
-
Lebih dari Sekadar Ibu Kota, Jakarta Bertransformasi Jadi Kota yang 'Hobi' Mendengar
-
5 Motor Honda yang Namanya Mirip Mobil, Kebetulan atau Sengaja?
-
Membaca Ulang Sang Mahapatih Gajah Mada di Buku Agus Munandar
-
Ulasan The Winning Try: Kisah Tim Rugby Buangan yang Layak Diperjuangkan
-
Steam Summer Sale 2026 Dimulai, Cek Rekomendasi Game PC dengan Diskon Besar Ini
-
Jerman Tumbang dari Ekuador di Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann Murka Soroti Disiplin Pemain
-
Mengintip Surga Laptop Second Jogja yang Jadi Penyelamat Mahasiswa Rantau