/
Kamis, 20 Juli 2023 | 19:10 WIB
Ketua Umum PSSI Erick Thohir (kiri) saat meninjau proses seleksi pemain Timnas U17 di Pemusatan Latihan Bali United di Pantai Purnama, Kabupaten Gianyar, Bali, Minggu (16/7/2023) ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna

Pengamat sepak bola Tanah Air, Bung Towel meminta Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir mengambil tindakan tegas terhadap suporter yang menimbulkan kericuhan . Salah satu tindakan tegas yang perlu diterapkan yakni pengurangan poin bagi klub yang suporternya membuat rusuh.

“Ketua Umum bilang pengurangan poin. Ketika suporter berulah ada pengurangan poin. Sebetulnya itu dimana kekuatan pernyatannya. Apakah itu hanya sekedar gimik ? Kan tidak direalisasikan pengurangan poin itu !,” tegas Bung Towel seperti dikutip dalam youtube R66 Sports, Kamis (20/7).

Sebelumnya Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo meminta para suporter tim-tim BRI Liga 1 2023/2024 saling menjaga suporter lain. Hal itu diungkapkan Dito menyusul kerusuhan antar suporter kembali terjadi pada kompetisi sepak bola tertinggi di Indonesia itu yang kini sudah berjalan tiga pekan.

Kejadian kerusuhan antar-suporter Liga 1 diantaranya pada pekan pertama antara Persis Solo vs Persebaya Surabaya. Adu gesek ini melibatkan dua basis suporter Laskar Sambernyawa -julukan Persis Solo- yakni Garis Keras dan B6.

Kemudian kerusuhan juga terjadi di pekan kedua pada laga PSM Makassar vs Dewa United, dan pekan ketiga laga Persik Kediri kontra Arema FC. . Pada BRI Liga 1 musim ini terdapat perubahan kebijakan, salah satunya adalah suporter tim tamu dilarang hadir. Kebijakan ini merupakan bentuk transformasi sepak bola Indonesia pasca Tragedi Kanjuruhan yang terjadi pada Oktober 2022 yang lalu dan juga hasil kesepakatan antara PSSI dan FIFA untuk berjalannya Liga 1 musim ini.

Tag

Load More