/
Jum'at, 21 Juli 2023 | 13:55 WIB
Pidato Politik AHY ; Partai Demokrat ; Agus Harimurti Yudhoyono ; Ilustrasi AHY (Suara.com/Alfian Winanto)

Anggota Komisi III DPR, Arsul Sani menyoroti kritikan pedas terkait dengan proyek food estate yang dinilai gagal oleh Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Ia meminta hal tersebut dibuktikan lewat data dan tak hanya pernyataan semata.

Menurutnya, masyarakat tak butuh pernyataan bombastis karena hal itu tak akan mencerahkan publik terkait dengan apa yang terjadi dalam pemerintahan. AHY bisa menjadi lebih bijak dengan membuktikan soal berapa banyak jumlah lahan hutan yang dibabat oleh proyek food estate.

"Sebaiknya Mas AHY menyampaikan data berapa juta hektar proyek food estate itu yang lahannya tadinya berupa hutan dan kemudian dibabat ketika proyek tersebut dimulai," tegasnya seperti yang dilansir dari akun media sosial pribadinya @arsul_sani, Jumat (21/7).

Selain itu, data tersebut juga bisa dibandingkan dengan data yang terjadi dalam masa pemerintahan dari Eks Presiden, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Dengan begitu ada pembanding yang jelas untuk memastikan apakah proyek food estate gagal atau sebaliknya malah dijalankan dengan baik oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi)

Arsul juga mengingatkan hal ini untuk semua pihak, setiap orang berhak untuk memberikan kritik namun alahkan baiknya jika hal tersebut dibarengi dengan data yang menunjang hal tersebut.

"Mari kita cerahkan publik kita dengan kritik setajam apapun, namun berbasis data yang jelas agar demokrasi kita naik kelas," jelasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan proyek food estate di Kalimantan yang telah membabat jutaan hektare hutan telah gagal.

"Food estate, di mana ada jutaan hektare dibabat, terus gagal. Padahal sudah habis. Nah ini mau gimana? Sedangkan Kalimantan adalah paru-paru dunia," kata AHY di acara Fisipol Leadership Forum, UGM, Sleman, Kamis (20/7).

Baca Juga: Pengamat Sentil Ganjar dan Prabowo yang Lomba Kedekatan dan Pamer Baliho dengan Jokowi: Cuma Jadi Little Jokowi?

Load More