Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, mengomentari video banjir yang melanda kawasan Kota Jayapura.
Akun Twitter @FraksiRakyatID mengunggah video banjir yang melanda Kota Jayapura membuat pengguna jalan seperti pengendara sepeda motor kesulitan. Pemilik akun mengatakan bahwa bencana tersebut disebabkan karena eksploitasi alam yang berlebihan.
“Ini banjir yang gak dateng begitu saja tanpa sebab. Bencana bisa saja datang karena diundang akibat eksploitasi berlebihan, kebijakan yang menyimpang dari nilai ekologis sosial,” tulis pemilik akun.
Menanggapi hal tersebut, Susi berharap banjir di kawasan Kota Jayapura segera surut dan tidak menimbulkan korban jiwa.
“Semoga air segera surut dan tidak ada korban jiwa,” ujar Susi, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @susipudjiastuti pada Jumat (21/7/2023).
Menurut Susi, penggundulan hutan di bukit-bukit yang mengelilingi Kota Jayapura harus dihentikan. Jika tidak, dikhawatirkan bisa membuat curah air hujan merendam Kota Jayapura.
“Penggundulan hutan di bukit-bukit sekeliling Jayapura harus dihentikan atau semua curah air hujan akan merendam kota Jayapura,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala BPBD Kota Jayapura Asep Khalid kepada Antara, Kamis (20/7/2023), mengatakan sejumlah kawasan dilaporkan mulai dilanda banjir.
Kawasan tersebut antara lain kawasan Papua Trade Center dan CV Thomas di Entrop, Distrik Jayapura Selatan, sekitar Yapis Dok V, jalan Sam Ratulangi di Distrik Jayapura Utara dan Pasar Youtefa, Distrik Abepura.
Baca Juga: Soal Ahok Jadi Dirut Pertamina, Erick Thohir: Bisa Saja Terjadi
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Full Senyum! Mitra Driver Gojek dan Keluarga Berangkat Mudik Gratis
-
Siap Meluncur! OPPO K14 5G Jadi Jagoan Baru dengan Baterai Badak 7000 mAh
-
Dewa United Tersingkir Dramatis dari AFC Challenge League, Jan Olde Riekerink Kecewa
-
Promo JSM Alfamidi 13-15 Maret 2026, Kue Kaleng Lebaran Mulai Rp17 Ribuan
-
MA Tolak Kasasi Google, Denda Rp202,5 Miliar soal Google Play Billing Resmi Berkekuatan Hukum Tetap
-
Strategi Marketing Unik Aldi Taher Bikin Aldis Burger Mendunia
-
Prabowo Minta Luhut sampai Purbaya Sampaikan Laporan Terbuka di Sidang Kabinet Paripurna
-
Jelang Putusan! Nasib Direktur PT WKM, Lee Kah Hin di Kasus Sumpah Palsu Ditentukan Pekan Depan
-
Bank Mega Syariah Koleksi DPK Rp 12 Triliun Sepanjang 2025
-
Akui Ijazah Jokowi Asli, Rismon Bakal Tulis Buku Antitesis dari "Jokowi's White Paper"