- Prof. Henri Subiakto mencurigai adanya percepatan proses hukum terhadap Roy Suryo dan dr. Tifa terkait kasus ijazah Jokowi.
- Langkah hukum tersebut diduga dilakukan agar Jokowi tidak perlu hadir sebagai saksi dalam persidangan di pengadilan nanti.
- Penyelesaian kasus ini ditargetkan tuntas sebelum Jokowi melaksanakan agenda road show politik demi menghindari beban citra negatif.
Suara.com - Pakar Hukum Siber, Prof. Henri Subiakto, mengungkapkan kecurigaannya terkait percepatan proses hukum yang menjerat tersangka kasus ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Roy Suryo dan dr. Tifa, dalam kasus dugaan pelanggaran UU ITE.
Henri menilai, ada upaya sistematis untuk menyelesaikan perkara ini sebelum Jokowi melakukan agenda road show politiknya.
Menurut Henri, poin utama yang ingin ditutupi adalah agar persoalan keaslian ijazah Jokowi tidak sampai bergulir ke meja hijau yang menuntut kehadiran Jokowi sebagai saksi atau pihak terkait.
"Yang ditutupi tentu saja yang terkait dengan persoalan ijazah. Tidak ada yang suka ijazah ini harus diadili atau sampai ke pengadilan. Karena kalau sampai pengadilan, apalagi Pak Jokowi harus hadir," ujar Henri dalam kanal YouTube Forum Keadilan TV, Minggu (14/6/2026).
Menghindari Panggilan Pengadilan
Henri menyoroti rekam jejak Jokowi yang menurutnya jarang menghadiri persidangan, termasuk dalam kasus-kasus perdata, dengan berbagai alasan seperti kondisi kesehatan.
Percepatan status P21 terhadap Roy Suryo dan dr. Tifa dianggap sebagai langkah antisipasi agar Jokowi tidak perlu menghadapi panggilan pengadilan di tengah rencana jadwal publiknya yang padat.
"Nampaknya memang sekarang supaya tidak muncul di pengadilan itu. Apalagi beliau (Jokowi) lagi mau roadshow kan? gimana kalau lagi roadshow tiba-tiba dipanggil ke pengadilan? dan Itu kan menjadi beban politik," jelas Henri.
Lebih lanjut, Henri menganalisis bahwa membiarkan kasus ini menggantung tanpa kepastian hukum justru akan merugikan posisi politik Jokowi. Oleh karena itu, penyelesaian hukum terhadap pihak-pihak yang vokal mempersoalkan ijazah, seperti Roy Suryo dan dr. Tifa, dianggap sebagai prioritas utama.
"Kalau ini belum selesai akan jadi beban politik. ‘Selesaikan dulu tuh urusan sama Roy Suryo dan dr. Tifa’ makanya ini seolah-olah agendanya dipercepat supaya sebelum beliau road show, itu sudah selesai semua," kata Henri.
Baca Juga: Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi
Reporter: Tsabita Aulia
Berita Terkait
-
Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi
-
Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan
-
Roy Suryo Serang Balik! Polisikan Rismon Sianipar dan Lechumanan Terkait Keterangan Palsu dan Fitnah
-
Berkas Lengkap! Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Jokowi Bakal Keliling Indonesia, Djarot PDIP: Silakan, Bagus Kalau Sambil Tunjukkan Ijazah Asli
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia
-
Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi
-
Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir
-
Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan
-
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda
-
Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi
-
Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan
-
Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet
-
Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan
-
Sopir Truk Transfer Uang Setelah Dikepung Anak Jalanan di Pesanggrahan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?