Pengamat Kebijakan Publik Gigin Praginanto mengomentari perihal Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang ternyata belum sepenuhnya siap karena fasilitas pendukungnya masih harus disiapkan.
Hal tersebut diungkap oleh Menteri BUMN Erick Thohir. Erick mengatakan pemerintah harus menyiapakn fasilitas pendukung Kereta Cepat agar masyarakat mau menggunakan kereta tersebut.
Salah satu fasilitas pendukung yang disorot Erick yaitu fasilitas pendukung di sekitar Stasiun Tegalluar, Bandung untuk mempermudah akses masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Gigin menilai proyek Kereta Cepat akan bernasib seperti Bandara Kertajati yang tidak kunjung laku. Itu karena, proyek tersebut dikerjakan secara asal-asalan.
“Inilah proyek super mahal asal jadi. Sama dengan Bandara Kertajati yang sampai sekarang gak laku,” ujar Gigin, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @giginpraginanto pada Senin (24/7/2023).
Gigin kemudian mengatakan kesamaan persoalan dalam dua proyek tersebut yaitu akses yang baru dibahas ketika proyek utama diresmikan. Hal itu berujung pada penggunaan anggaran negara untuk membiayai proyek semacam itu.
“Diresmikan dulu baru dipikirkan aksesnya. Kalau rugi diinfus memakai uang negara entah sampai kapan,” jelasnya.
Melalui akun Instagram miliknya, Erick mengatakan pihaknya terus mendorong pembangunan fasilitas pendukung di sekitar Tegalluar agar masyarakat nyaman saat menggunakan Kereta Cepat Jakarta-Bandung.
"Kami terus mendorong pembangunan fasilitas pendukung di sekitar Stasiun Tegalluar, Bandung, Jawa Barat, agar masyarakat semakin nyaman saat menggunakan kereta. Ini usaha kami membuat masyarakat lebih sering menggunakan transportasi publik," kata Erick dikutip dari Instagramnya, Minggu (23/7/2023).
Baca Juga: Intip 4 Fakta Menarik Hwasa, Maknae MAMAMOO yang Ulang Tahun ke-28
Erick menilai pentingnya akses dari dan ke Stasiun Tegalluar mengingat Kereta Cepat dijadwalkan mulai beroperasi pada September atau Oktober mendatang.
"Kalau sampai kereta cepat ini beroperasi September-Oktober, dari Stasiun Tegalluarnya ini harus keluarnya seperti apa. Jangan sampai, nanti bener-bener operasi orang turun dari kereta cepat jemputannya nggak bisa. Itu yang dari Jakarta-Bandung naik kereta, terus keluar balik ke Bandung," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
Terkini
-
Emosi Cristiano Ronaldo Meledak, Serang Jurnalis Brasil di Konferensi Pers
-
Paraguay Terapkan Taktik Barbar, Didier Deschamps Kasih Sindiran Pedas
-
Ricuh Jelang Laga! Fans Meksiko Serbu Hotel Inggris, Polisi Tak Mampu Bendung
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Folarin Balogun Lolos dari Skorsing, Gedung Putih Disebut Intervensi FIFA
-
Krisis Lini Depan Argentina: Mengapa Lautaro dan Julian Alvarez Mandul di Piala Dunia 2026?
-
Kontroversial! FIFA Batalkan Skorsing Folarin Balogun, Trump Ucap Terima Kasih
-
Witan Sulaeman Bikin Kejutan! Tolak Hengkang, Pilih Setia di Persija, Ini Alasannya
-
Vozinha Jadi Kiper Terpopuler Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Salip Nama Beken
-
Brasil vs Norwegia: Jika Terjadi Adu Penalti, Selecao Punya Keunggulan