Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI, Soleman B Ponto, mengakui dirinya sangat berhati-hati terhadap pondok pesantren pimpinan Panji Gumilang yaitu Al Zaytun.
Belakangan nama Panji Gumilang tengah disorot dan cukup menyita perhatian publik. Sorotan tersebut mulanya berawal dari dugaan pembelajaran agama yang menyimpang di Al Zaytun.
Selain itu beredar rumor sejumlah nama yang disebut-sebut sebagai bekingan Panji Gumilang namun semua nama tersebut akhirnya membantah tudiang itu.
Menurut Ponto, Al Zaytun termasuk lembaga pendidikan dan juga secara spesifik mengajarkan tentang pendidikan agama Islam sehingga harus berhati-hati.
“Untuk Al Zaytun ini memang kita harus hati-hati karena di sana ini Pondok Pesantren. Di sana ada bicara agama,” ujar Ponto, dikutip Suara Liberte dari kanal YouTube Refly Harun pada Selasa (25/7/2023).
Ponto kemudian merunut bahwa tim survei yang dikirim oleh Presiden RI ke-3 yaitu BJ Habibie di tahun 1999 telah menyatakan bahwa Al Zaytun tidak terafiliasi dengan organisasi terlarang seperti Negara Islam Indonesia (NII).
Selain itu, Megawati Soekarnoputri saat menjabat sebagai Presiden RI juga menjadi salah satu pemimpin yang meletakkan batu pertama gedung pembelajaran Ir. Soekarno dan Mohammad Hatta di pondok pesantren tersebut.
Ia meyakini hal itu tidak akan dilakukan seandainya ditemukan ada afiliasi Al Zaytun dengan NII atau semacamnya. Pada tahun 2012 ketika muncul rumor Al Zaytun terafiliasi dengan NII, Menteri Agama saat itu membantah hal tersebut.
“Lalu tahun 2012 juga waktu itu dari BAIS kami saya juga waktu itu bikin (tim), ada (rumor) afiliasi dengan NII tapi hasilnya Menteri Agama lagi bilang tidak ada apa-apa. Ya sudah selesai kalau itu sudah Menteri Agama bilang. Masa saya mau berkeras?” ujar Ponto.
Baca Juga: Sarat akan Perenungan, Inilah Buku 'Sajak-Sajak Sepatu Tua' Karya WS Rendra
Alasannya mengikuti rekomendasi Kementerian Agama terkait Al Zaytun karena lembaga tersebut merupakan lembaga pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama.
“Jangan lupa ini Pondok Pesantren. Belajar agama. Jadi kalau kementerian agama sudah bilang tidak ada apa-apa, ya kita harus tunduk terhadap itu kan,” ujar Ponto.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Berpacu Waktu, Pencarian Korban Gempa Bumi Kolombia Masuk Fase Akhir
-
Daftar Harga HP Motorola Agustus 2026 Terbaru, Lengkah dari Entry Level ke HP Lipat
-
Stok AS Melonjak, Harga Minyak Dunia Anjlok Lebih dari 2 Persen
-
Wajah Baru Pasar Godean Usai Relokasi, Pedagang Masih Perlu Beradaptasi
-
Arab Saudi Cari Jalur Ekspor Minyak Baru, Masa Depan Selat Hormuz Makin Suram karena Perang
-
3 Zodiak yang Diprediksi Sukses Finansial 14 Agustus 2026, Rezeki Makin Lancar
-
4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi
-
Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral