Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) 2011-2014 Denny Indrayana ikut menyoroti pemeriksaan Menteri Koordinator Bidang Perkekonomian Airlangga Hartarto oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).
Masalahnya, pemeriksaan terhadap Airlangga dilakukan jelang pemilihan umum (pemilu) 2024 dan di tengah munculnya isu Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar.
Denny berpendapat bahwa situasi politik di masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo jelang pemilihan presiden (pilpres) makin memuakkan. Ia terang-terangan ingin melawannya lantaran mewakili kegelisahan rakyat Indonesia.
"Makin mendekati waktu Pilpres 2024, situasi politik kita makin menggelisahkan, tidak jarang memuakkan! Ini suara hati saya, yang mungkin juga mewakili entah berapa banyak rakyat Indonesia. Saya akan menyuarakan dengan pilihan diksi yang lantang dengan teriakan yang nyaring. Meskipun, berisiko dikasuskan alias dijerat masalah kriminal sekalipun," kata Denny di akun Twitternya, dalam sebuah tulisan berjudul "Ketelanjangan Politik Jokowi Harus Dilawan!", seperti dilihat Liberte Suara, Rabu (26/7/2023).
Wamenkumham era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu mengungkapkan perjuangannya untuk Indonesia seraya menyindir sejumlah elite politik yang justru bertindak sebaliknya.
"Ini suara hati saya, yang mungkin juga mewakili entah berapa banyak rakyat Indonesia. Saya akan menyuarakan dengan pilihan diksi yang lantang dengan teriakan yang nyaring. Meskipun, berisiko dikasuskan alias dijerat masalah kriminal sekalipun," katanya.
"Biarlah sejarah yang akan mencatat, dan membuktikan, bahwa saya dan beberapa sahabat terus ikhlas berjuang untuk Indonesia yang lebih terhormat, lebih bermartabat, lebih antikorupsi!" sambungnya, dalam tulisan itu.
Ia mengatakan, "hukum hanya diperalat, untuk syahwat kuasa! Ini yang sebenarnya: 'Kampungan'!"
"Tingkah-polah segelintir elit politik hanya mempertontonkan panggung sandiwara politik, tanpa substansi kebangsaan, tanpa etika-moralitas politik yang ber-Pancasila," cuitnya, melanjutkan.
Baca Juga: Luhut 'Teriak' Tak Setuju Terkait Perubahan, Said Didu: Artinya...
"Mengomentari Ketum Golkar Airlangga Hartarto, yang diperiksa Kejaksaan Agung selama belasan jam, seorang petinggi 'Partai Beringin' membalas pesan WA saya: 'Ini sih Drakor (Drama Korea), Den. PG Juga mau dicopet, lebih mudah nyopet PG dibanding Demokrat. Ada LBP dan Bahlul orang dalamnya'. Lagi, hukum hanya dipermainkan. Saya tidak ragu menegaskan yang paling bertanggung jawab adalah: Presiden Jokowi," tegas Denny dalam tulisannya itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Pertarungan Masyarakat Urban Memperoleh Akses Air Bersih di Sudut Kota
-
Milad GRIB Jaya di GBK, Polda Metro Siagakan Personel Antisipasi Macet dan Kepadatan
-
Ini Cara Kiai Ashari Kumpulkan Uang untuk Ponpes Ndholo Kusumo
-
Mobil Harian Harga Mirip Motor 250cc: Mending Hyundai Grand Avega Hatchback, i20, atau Kia Rio?
-
5 Cleansing Balm Lokal Ampuh Hempas Komedo, Wajah Jadi Bersih Seketika!
-
Moisturizer Labore untuk Apa? Segini Harganya untuk Perbaiki Skin Barrier Wajah
-
Respons Berkelas John Herdman Usai Timnas Indonesia Masuk Grup F
-
Diam-diam Rilis Versi Mewah: Suzuki Hadirkan Mobil Pekerja Keras Murah, Bisa Jadi Andalan Keluarga
-
Puluhan Warga Inggris Korban Wabah Hantavirus Kapal Pesiar Diisolasi Ketat
-
Analis Intelijen Barat Puji Iran Tetap Kokoh Meski Selat Hormuz Digempur AS