Pegiat media sosial Yusuf Muhammad mengomentari pernyataan Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bahwa kerugian Formula E 2023 mencapai ratusan miliar rupiah.
Yusuf tak mempercayai angka tersebut karena berbeda dengan pihak lain yang menyebut Formula E 2023 mengalami kerugian hingga triliunan rupiah.
Ia tak menyebut secara spesifik pihak lain yang dimaksud tapi ia mencurigai PKS salah menyodorkan data sehingga menyebut kerugian Formula E 2023 hanya ratusan miliar.
“Masa sih Formula E rugi ratusan miliar ? Jangan-jangan PKS salah data ? Soalnya kata geng sebelah untung triliunan. Jadi mau percaya siapa ? Hayooo loh!” ujar Yusuf, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @yusuf_dumdum pada Jumat (28/7/2023).
Untuk diketahui, Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKS, Suhud Alynudin, mengatakan gelaran Formula E merugi hingga ratusan miliar. Itu karena, pengeluaran ajang tersebut mencapai Rp129 miliar sementara pendapatannya hanya sekitar Rp25 miliar.
Hal tersebut disampaikan Suhud saat mengikuti rapat evaluasi Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD (P2APBD) tahun 2022 di Komisi B DPRD DKI Jakarta pada Rabu (26/7).
"Terkait Formula E. Dari info yang saya dapat, Formula E sampai rugi. Total pengeluarannya itu, Capex-Opex-nya sekitar Rp 129 miliar kalau nggak salah. Mohon koreksi kalau salah. Total pendapatannya cuma Rp 25 (miliar). Rugi sekian ratus miliar," kata Suhud dikutip Kamis (27/7/2023), dikutip dari Kumparan.
Suhud menuntut penjelasan soal kerugian tersebut karena penyelenggaraan Formula E 2023 didukung banyak pihak seperti BUMN.
Menanggapi pernyataan tersebut, Dirut PT Jakpro, Iwan Takwin mengatakan ajang Formula E masih diaudit. "Terkait Formula E sedang dilakukan proses audit," ujar Iwan.
Baca Juga: Belum Bisa Tetapkan Kabasarnas dan Letkol Arif Jadi Tersangka, Danpuspom TNI Tunggu 'Kunci' dari KPK
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Ini Tampang Pria yang Tega Sekap Perempuan di Cileunyi hingga Alami Kebutaan dan Bibir Sumbing
-
Perang Bintang AADC di Pasar Obat Herbal
-
BMKG Petakan Kemarau di Sumsel, Sejumlah Daerah Mulai Masuk Zona Kering
-
Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?
-
Pelaku Penyekapan Tragis Bandung Ditangkap, Dedi Mulyadi Puji Gerak Cepat Polda Jabar
-
Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?
-
Ketika Olahraga Jadi Cara untuk Mengenalkan Sustainability
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata