/
Jum'at, 28 Juli 2023 | 14:10 WIB
PKS Sebut Kerugian Formula E 2023 Ratusan Miliar, Eh Dibandingkan dengan ‘Geng Sebelah’: Jangan-jangan Salah Data? (Suara.com/Alfian Winanto)

Pegiat media sosial Yusuf Muhammad mengomentari pernyataan Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bahwa kerugian Formula E 2023 mencapai ratusan miliar rupiah.

Yusuf tak mempercayai angka tersebut karena berbeda dengan pihak lain yang menyebut Formula E 2023 mengalami kerugian hingga triliunan rupiah.

Ia tak menyebut secara spesifik pihak lain yang dimaksud tapi ia mencurigai PKS salah menyodorkan data sehingga menyebut kerugian Formula E 2023 hanya ratusan miliar.

“Masa sih Formula E rugi ratusan miliar ? Jangan-jangan PKS salah data ? Soalnya kata geng sebelah untung triliunan. Jadi mau percaya siapa ? Hayooo loh!” ujar Yusuf, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @yusuf_dumdum pada Jumat (28/7/2023).

Untuk diketahui, Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKS, Suhud Alynudin, mengatakan gelaran Formula E merugi hingga ratusan miliar. Itu karena, pengeluaran ajang tersebut mencapai Rp129 miliar sementara pendapatannya hanya sekitar Rp25 miliar.

Hal tersebut disampaikan Suhud saat mengikuti rapat evaluasi Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD (P2APBD) tahun 2022 di Komisi B DPRD DKI Jakarta pada Rabu (26/7).

"Terkait Formula E. Dari info yang saya dapat, Formula E sampai rugi. Total pengeluarannya itu, Capex-Opex-nya sekitar Rp 129 miliar kalau nggak salah. Mohon koreksi kalau salah. Total pendapatannya cuma Rp 25 (miliar). Rugi sekian ratus miliar," kata Suhud dikutip Kamis (27/7/2023), dikutip dari Kumparan.

Suhud menuntut penjelasan soal kerugian tersebut karena penyelenggaraan Formula E 2023 didukung banyak pihak seperti BUMN.

Menanggapi pernyataan tersebut, Dirut PT Jakpro, Iwan Takwin mengatakan ajang Formula E masih diaudit. "Terkait Formula E sedang dilakukan proses audit," ujar Iwan.

Baca Juga: Belum Bisa Tetapkan Kabasarnas dan Letkol Arif Jadi Tersangka, Danpuspom TNI Tunggu 'Kunci' dari KPK

Load More