Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mulyanto menyoroti Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat meminta publik untuk menanyakan penyebab terkait kelangkaan gas LPG bersubsidi yang hanya diperuntukkan untuk masyarakat miskin kepada Menteri BUMN Erick Thohir.
Hal tersebut ditanggapi Mulyanto dalam akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Mulyanto tampak mengherankan reaksi dari Jokowi.
Ia pun mencecar orang nomor satu di RI itu dengan menegaskan bahwa adanya keharusan Jokowi bertanggung jawab terkait persoalan tersebut.
"LPG 3 Kg langka. Bagaimana dengan daerah kamu? Presiden malah bilang: tanya sama Erick Thohir," ujar Mulyanto dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @pakmul63, Rabu (26/7).
"Presiden harus bertanggung jawab, tidak sekedar menyerahkan kepada Menteri yang pingin nyapres," tandasnya.
Sementara itu, Jokowi menekankan bahwa gas LPG bersubsidi hanya diperuntukkan untuk masyarakat miskin. Namun saat ini gas tersebut justru diperebutkan banyak pihak.
Hal itu disampaikan presiden dalam keterangan resminya melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (24/7/2023), untuk menanggapi kelangkaan gas LPG bersubsidi di masyarakat.
"LPG itu, terutama yang bersubsidi, ini memang diperebutkan di lapangan. Dan itu hanya untuk yang kurang mampu. Itu yang harus digarisbawahi," ujar Presiden Jokowi.
Baca Juga: Soal Bullying Dokter Junior di Fakultas Kedokteran, Dekan FKUI Minta Bukti ke Menkes Budi!
Namun terkait penyebab kelangkaan gas LPG bersubsidi tersebut, Presiden Jokowi meminta untuk menanyakannya kepada Menteri BUMN Erick Thohir.
"Jadi mengenai kelangkaan, nanti biar Pak BUMN yang jawab, karena ini menyangkut Pertamina di bawah beliau (Erick), ya. Tanyakan," kata Jokowi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya
-
Dari Ladang ke Kulit: Menyusuri Kekuatan Sunflower Oil Organik dalam Body Care Magic of Nature
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
PTBA Tebar Kebahagiaan Idul Adha, 300 Hewan Kurban Disalurkan ke Berbagai Wilayah Operasional
-
Bagasi Mobil Selalu Penuh saat Mudik? Ini Tips Menata Daging Kurban dan Oleh-oleh agar Tetap Muat
-
Timnas Indonesia Resmi Hadir di EA Sports FC 26
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bolehkah Daging Kurban Dibagikan kepada Non Muslim? Ini Penjelasan Ulama yang Menyejukkan
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL