Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ade Armando kembali memberikan kritikan menohok terkait dengan sikap yang dimiliki oleh Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri . Ia kurang sreg dengan istilah petugas partai dari PDIP.
Ade mengatakan sebaiknya hal tersebut segera dihentikan oleh politikus senior tersebut, setidaknya dalam memanggil sosok dari Presiden Joko Widodo alias Jokowi. Menurutnya hal itu demi mencegah sesuatu yang buruk terjadi di Pilpres 2024.
Calon legislatif ini mengatakan bahwa masyarakat tahu siapa sosok dari Jokowi. Megawati tak perlu selalu mengatakan bahwa orang nomor satu dalam pemerintahan tersebut adalah anak buahnya dari PDIP. Bukannya simpati, rakyat bisa menjadi geram karena hal itu.
"Kita semua tahu, dia adalah putra terbaik dari PDIP. Jangan diulang-ulang terus bahwa dia adalah petugas partai. Nanti Pendukung Jokowi akan sakit hati loh bu," ungkap dari Ade, dilansir pada Selasa (1/8).
Akademisi ini memperingatkan bahwa ada efek serius jika hal tersebut masih saja dilakukan oleh Megawati. Salah satunya adalah penarikan dukungan dari simpatisan presiden untuk Ganjar Pranowo.
Tentu hal itu pasti tak ingin dihadapi oleh PDIP. Apalagi mereka saat ini ingin mengulang kemenangan untuk ketiga kalinya, oleh karenanya ia menyarankan sudahilan istilah petugas partai dari PDIP.
"Jadi janganlah disebut terus sebagai petugas partai. Jokowi adalah seorang presiden yang sekarang harus mengabdi untuk rakyat dari Indonesia, bukan tunduk pada PDIP atau Mega," ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123