Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera kembali buka suara terkait dengan syarat untuk menjadi calon wakil presiden alias cawapres dari Anies Baswedan di Pilpres 2024.
Ia menuturkan dirinya tidak masalah dengan sumber atau asal calon tersebut, baik partai politik maupun non partai politik memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi cawapres dari jagoan koalisi perubahan.
Namun ada satu hal yang wajib dimiliki sosok tersebut, Mardani mengatakan dia harus memiliki kemampuan yang besar dalam mendongkrak elektabilitas dari Anies
"Cawapres mas @aniesbaswedan mesti punya kemampuan mendongkrak insentif elektoral," tegasnya seperti yang dilansir pada Rabu (2/8).
Selain itu, sosok itu juga harus menjadi seseorang yang bisa merekatkan hubungan antara mitra dalam koalisi guna menghadapi pesta demokrasi di Indonesia.
"Lalu soliditas koalisi, sosok tersebut juga harus mampu menjaga kekompakan koalisi perubahan," jelasnya.
Diketahui, Anies Baswedan sendiri belum memutuskan siapa yang akan menjadi calon wakil presidennya nanti. Beberapa nama sudah muncul seperti Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) hingga Susi Pudjiastuti, namun belum pasti siapa yang akan maju bersama mantan menteri pendidikan itu di 2024.
Berita Terkait
-
Jika Gugatan Batas Usia Dikabulkan MK, PKS Wanti-wanti Jokowi Soal Kans Gibran Maju Pilpres 2024
-
Bukti Sodetan Ciliwung Mangkrak 5 Tahun Dibongkar PUPR, Anies Disentil: Rekam Jejak Amburadul Gini Nekat Mau Ngurus Negara?
-
Soal Kritik 'Jokowi Bajin*an Tolol', Mardani Pilih Khusnudzon: Rocky Gerung Niatnya Baik
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Prabowo Pantau Kasus 3 Peserta SPPI Tewas saat Latsarmil, Pemerintah Siapkan Evaluasi
-
Geger Penemuan Granat Nanas Aktif di Rumah Purnawirawan TNI Blitar
-
AMD EPYC Bikin Server Gaming Makin Kencang, Shockbyte Pangkas Konsumsi Listrik 30 Persen
-
Bukan Dongeng Biasa: Sisi Gelap dan Brutal di Balik Keimutan Dongeng Kucing
-
Lian, Ombak, dan Luka yang Disembunyikan: Review Jujur Novel Ingatan Ikan-Ikan
-
QRIS Sumsel Tembus Rp14 Triliun, BI Jadikan Pariwisata dan UMKM Motor Ekonomi Digital
-
Cegah Badai PHK Akibat Harga Gas, Dasco Pastikan Pemerintah Berpihak pada Buruh
-
Modus Rayuan dan Uang Jajan, Paman di Lampung Tengah Rudapaksa Keponakan Sendiri
-
Dulu Dicibir Kini Dipuji, Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen di Survei Kompas
-
Detik-detik Gempa Venezuela Mengguncang Pesawat di Bandara Simon Bolivar