Guru Besar Informatika Telkom University Saparudin menilai kesejahteraan masyarakat di perdesaan kini perlahan meningkat. Hal ini berbanding lurus dengan digitalisasi desa.
Teknologi digital, menurut Saparudin, merupakan salah satu jawaban atas sejumlah tantangan dan kesenjangan antara kota dan desa. Dua hal yang dapat terus dilakukan oleh pemerintah adalah meningkatkan akses teknologi dan memberdayakan masyarakat desa melalui pengetahuan digital.
"Oleh karena itu, pembangunan infrastruktur jaringan internet di perdesaan sangat penting sehingga akses terhadap informasi, edukasi, dan layanan publik menjadi lebih mudah dan merata," kata Saparudin dalam seminar daring bertajuk, "Teknologi Digital Bagi Kesejahteraan Masyarakat", dikutip Liberte Suara, Rabu (2/8/2023).
Dengan internet, ujar Saparudin, masyarakat desa dapat mengakses berbagai layanan mulai dari pelatihan, informasi pasar, dan akses terhadap layanan e-commerce untuk memasarkan produk pertanian masyarakat desa.
Dari sisi pendidikan dan kesehatan, masyarakat desa dapat mengakses program edukasi daring yang berguna membantu meningkatkan kualitas pembelajaran termasuk memperluas akses terhadap pendidikan formal dan nonformal.
"Sementara di sektor kesehatan, teknologi digital mempermudah masyarakat di perdesaan mengakses layanan kesehatan via daring," ungkapnya.
Yang terpenting, ujar Guru Besar Telkom University itu, masyarakat akan menerima manfaat ekonomi dan siap untuk bersaing di era digital.
"Dengan memperkuat upaya yang ada, kesenjangan antara perkotaan dan perdesaan dapat diperkecil," pungkas Saparudin.
Baca Juga: Ngaku Kapok, Nathalie Holscher Ogah Lagi Hapus Tato di Tubuhnya: Ampun...
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
Terkini
-
AHY Minta Evakuasi Gerbong KRL di Bekasi Timur Rampung Sore Ini, Target Malam Sudah Normal
-
Pelatih Persija Jakarta Sudah Pasrah Soal Gelar Juara Super League 2025/2026
-
Genjot Target E20, Pertamina Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Domestik
-
Dituding Jadi Penyebab Kecelakaan KRL di Bekasi Timur, Gaji Driver Green SM Hampir Rp10 Juta?
-
Masuk Jajaran Lima Bupati Terbaik, Lucky Hakim Sebut Bukan Capaian Pribadi
-
Praktik Culas Sejak 2022 Terbongkar! Oknum ASN Bogor Diduga 'Jajakan' Jabatan Struktural
-
Kamar Guest House di Bali Disulap Jadi Ruang Kerja Sindikat Penipuan Online
-
4 Parfum untuk Anak Sekolah yang Wangi Tahan Lama dan Murah di Minimarket
-
Setelah Ada Kecelakaan KRL, BP BUMN Baru Evaluasi KAI Secara Menyeluruh
-
Perpustakaan di Era Digital: Masih Relevan untuk Belajar?