/
Rabu, 02 Agustus 2023 | 16:18 WIB
Ilustrasi Jakarta (Pexels.com/Alifia Harina)

Guru Besar Informatika Telkom University Saparudin menilai kesejahteraan masyarakat di perdesaan kini perlahan meningkat. Hal ini berbanding lurus dengan digitalisasi desa.

Teknologi digital, menurut Saparudin, merupakan salah satu jawaban atas sejumlah tantangan dan kesenjangan antara kota dan desa. Dua hal yang dapat terus dilakukan oleh pemerintah adalah meningkatkan akses teknologi dan memberdayakan masyarakat desa melalui pengetahuan digital.

"Oleh karena itu, pembangunan infrastruktur jaringan internet di perdesaan sangat penting sehingga akses terhadap informasi, edukasi, dan layanan publik menjadi lebih mudah dan merata," kata Saparudin dalam seminar daring bertajuk, "Teknologi Digital Bagi Kesejahteraan Masyarakat", dikutip Liberte Suara, Rabu (2/8/2023).

Dengan internet, ujar Saparudin, masyarakat desa dapat mengakses berbagai layanan mulai dari pelatihan, informasi pasar, dan akses terhadap layanan e-commerce untuk memasarkan produk pertanian masyarakat desa.

Dari sisi pendidikan dan kesehatan, masyarakat desa dapat mengakses program edukasi daring yang berguna membantu meningkatkan kualitas pembelajaran termasuk memperluas akses terhadap pendidikan formal dan nonformal.

"Sementara di sektor kesehatan, teknologi digital mempermudah masyarakat di perdesaan mengakses layanan kesehatan via daring," ungkapnya.

Yang terpenting, ujar Guru Besar Telkom University itu, masyarakat akan menerima manfaat ekonomi dan siap untuk bersaing di era digital. 

"Dengan memperkuat upaya yang ada, kesenjangan antara perkotaan dan perdesaan dapat diperkecil," pungkas Saparudin.

Baca Juga: Ngaku Kapok, Nathalie Holscher Ogah Lagi Hapus Tato di Tubuhnya: Ampun...

Load More