Juru Bicara Partai Garuda Teddy Gusnaidi kembali menyuarakan proses hukum terkait dengan kontroversi ucapan menohok dari Pengamat Politik, Rocky Gerung.
Menurutnya, akademisi tersebut harus mempertanggungjawabkan ucapannya yang telah memberikan hinaan telak bagi Presiden Joko Widodo alias Jokowi.
Meski orang nomor satu dalam pemerintahan tersebut tidak masalah soal kritikan dari Rocky, Teddy menilai ada bahaya tersendiri jika pembiaran dilakukan terhadap ulah dari pengamat tersebut.
Salah satunya adalah munculnya hal serupa yang akan dilakukan oknum tak bertanggungjawab di masa depan. Mereka bisa berdalih sesuai dengan apa yang telah dipraktekan oleh Rocky.
"Orang membakar kitab suci seperti diluar negeri, bisa beralasan bahwa yang dibakar kertas bukan ayat. Bahkan orang bisa menghina Tuhan, ketika mau dipidanakan dia beralasan Tuhan gak apa-apa kok kalian yang marah? Emang kalian Tuhan? Lagian yang gue hina bukan Tuhan agama kalian," tegasnya seperti yang dilansir dari akun medsos pribadinya pada Kamis (10/8).
Alasan-alasan seperti ini berbahaya menurutnya. Teddy tak ingin kejadian seperti ini terulang dan menjadi kebiasaan dari sebuah masyarakat yang taat akan hukum.
"Jadinya bahaya, orang bisa seenaknya menghina lalu beralasan seperti Rocky..," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026