Juru Bicara Partai Garuda Teddy Gusnaidi kembali menyuarakan proses hukum terkait dengan kontroversi ucapan menohok dari Pengamat Politik, Rocky Gerung.
Menurutnya, akademisi tersebut harus mempertanggungjawabkan ucapannya yang telah memberikan hinaan telak bagi Presiden Joko Widodo alias Jokowi.
Meski orang nomor satu dalam pemerintahan tersebut tidak masalah soal kritikan dari Rocky, Teddy menilai ada bahaya tersendiri jika pembiaran dilakukan terhadap ulah dari pengamat tersebut.
Salah satunya adalah munculnya hal serupa yang akan dilakukan oknum tak bertanggungjawab di masa depan. Mereka bisa berdalih sesuai dengan apa yang telah dipraktekan oleh Rocky.
"Orang membakar kitab suci seperti diluar negeri, bisa beralasan bahwa yang dibakar kertas bukan ayat. Bahkan orang bisa menghina Tuhan, ketika mau dipidanakan dia beralasan Tuhan gak apa-apa kok kalian yang marah? Emang kalian Tuhan? Lagian yang gue hina bukan Tuhan agama kalian," tegasnya seperti yang dilansir dari akun medsos pribadinya pada Kamis (10/8).
Alasan-alasan seperti ini berbahaya menurutnya. Teddy tak ingin kejadian seperti ini terulang dan menjadi kebiasaan dari sebuah masyarakat yang taat akan hukum.
"Jadinya bahaya, orang bisa seenaknya menghina lalu beralasan seperti Rocky..," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
Terkini
-
PB ESI Bentuk Tim Nasional untuk Esports Nations Cup 2026
-
Jerit Warga Pelosok Sukabumi Cari Gas Melon: Harga Tembus Rp 30 Ribu, Dapur Terancam Tak Ngebul
-
Aldi Satya Mahendra Siap Pertahankan Posisi di World Supersport Portugal Bersama Yamaha R9
-
Alasan Logis di Balik Pemulangan Dean James: Demi Mental Pemain, Bukan Karena Performa!
-
5 Rekomendasi Bedak Padat Lokal yang Tahan Lama, Bisa Samarkan Pori-pori dan Garis Halus
-
SNBT 2026 Bayar Berapa? Bisa Gratis dengan Syarat
-
OJK Genjot Free Float 15%, Emiten Diberi Tenggat hingga Maret 2027
-
7 Rekomendasi Lip Balm yang Bagus untuk Bibir Hitam dan Pecah-Pecah
-
2 Nama Pejabat Iran Dihapus dari 'Daftar Bunuh' Selama 5 Hari, Apa Maunya AS-Israel?
-
Kitab Kaifa Takunu Ghaniyyan: Jalan Kaya yang Jarang Dibahas di Seminar