Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sigit Widodo memberikan kritikan pedas terhadap permintaan dari Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi. Sosok itu baru-baru ini mengusulkan program kunjungan kerja ke luar negeri dalam Rapat Badan Anggaran DPRD DKI Jakarta.
Hal itu disebabkan karena menurutnya kunjungan kerja menuju kota lokal tak membuahkan hasil apapun. Bahkan ia menyelinginya dengan menyindir produk dari UMKM.
"Daripada kunker (kunjungan kerja) ke Brebes, Tegal beli telur asin, kentutnya bau. Mendingan berangkat kami ke luar negeri,” katanya seperti dilansir pada Jumat (11/8).
Sontak hal ini viral dan mendapatkan atensi besar dari sejumlah pihak termasuk dari Sigit. Ia meminta sosok tersebut kembali menelaah wacana kunjungan ke luar negeri tersebut.
Sigit juga meminta kepada politikus tersebut untuk tak membawa-bawa produk dari UMKM. Pihaknya tak ingin mendengar produk lokal dihina oleh wakil rakyat dalam pemerintahan di Indonesia.
"Pak @PrasetyoEdi_, telur asin Brebes itu kualitas premium, rasanya sangat gurih dan enak. Bapak nggak perlu menghina produk UMKM, apalagi tujuan kunker kan bukan buat beli oleh-oleh," tegasnya lewat media sosial.
Apalagi jika kunjungan kerja tersebut bukan untuk kepentingan masyarakat han hanya untuk mendapatkan oleh-oleh semata. Selain itu menurutnya zaman juga sudah canggih dan segalanya ada di internet.
"Buat apa @dprddkijakarta buang anggaran kunker ke luar negeri? Semua informasi ada di internet," tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Simfoni Kesederhanaan Didikan Mamak Nur dan Bapak Syahdan dalam Novel Pukat
-
Syarat Mutlak Iran Ikut Piala Dunia 2026, Amerika Serikat Harus Menjamin Tidak Ada Penghinaan
-
Gubernur Sulsel: Permudah Penempatan ASN Berkualitas
-
Masakan Bu Rudy Dibawa ke Kafe Modern, Ada Nasi Cumi Hitam hingga Lidah Komplit
-
Kisah Siti Jual Rumah Demi Pernikahan Anak hingga Hidup Susah Viral, Fakta Lain Ikut Terungkap
-
Heboh Razia Ilegal Berujung Pergantian Kadishub, Bagaimana dengan Banjir Palembang?
-
Maaf Aku Lahir ke Bumi: Refleksi tentang Luka yang Tidak Pernah Bersuara
-
5 Rekomendasi Body Lotion SPF di Indomaret, Harga Mulai Rp20 Ribuan
-
Fokus Jualan Pulsa Hingga Token Listrik, Bukalapak PHK 594 Karyawan
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas