Suara.com - Lewat UMKM Nasional Expo 2023 di Solo, sebanyak empat nasabah PT Permodalan Nasional Madani (PNM) unggulan difasilitasi untuk dapat memamerkan produk usahanya kepada masyarakat yang lebih luas sekaligus agar nasabah binaan tersebut naik kelas dan semakin tenar.
Sekretaris Kemenkop UKM, Arif Rahman Hakim dan Walikota Solo, Gibran Rakabuming turut hadir memberikan dukungan dalam pembukaan expo yang meriah ini. Menurut Arif UMKM berperan besar untuk pengembangan kegiatan ekonomi lokal sehingga penting untuk mengembangkan pendekatan teknologi dan mendorong produk lokal melalui kampanye #FlexingLokal. Menyambut pernyataan Arif, Gibran berharap masyarakat ikut mendukung produk UMKM dengan mengunjungi pameran dan membeli produk UMKM unggulan yang telah berpartisipasi.
Selain menjadi momentum untuk berbagi pengalaman baru kepada nasabah, Direktur Utama PNM Arief Mulyadi menyatakan bahwa partisipasi PNM yang dikemas dengan nama Balai Warga PNM dapat menjadi titik pertukaran dan penyebaran informasi terkait UMKM. Apalagi saat ini ada lebih dari 14.7 nasabah Mekaar yang PNM bina di 62 Cabang seluruh Indonesia.
Arif mengajak warga Solo dan sekitarnya untuk mengunjungi acara ini selama 3 hari dari 10-13 Agustus 2023 di Pamedan Mangunegaran, Surakarta. “Dukungan masyarakat sangat berperan untuk menumbuhkan semangat bertumbuh bagi mereka. Dengan mengunjungi Balai Warga PNM, tentunya akan semakin disayang UMKM,” papar Arief pada 10/8/2023.
Arief optimis nasabah binaan PNM mampu untuk bersaing pada skala yang lebih besar jika terus diberikan stimulus. “Kita semua punya tanggung jawab besar untuk membantu ekonomi pelaku UMKM lebih sejahtera. Tumbuhnya usaha nasabah tentu perlu dibantu melalui berbagai stimulus mulai dari modal finansial, intelektual dan sosial,” tambahnya.
Di sela-sela acara, Arief juga mengajak Arif dan Gibran mengunjungi empat booth nasabah binaan PNM, salah satunya menjual Sarung Srawung. Hal ini guna memberi gambaran kepada Seskemenkop UMK dan Walikota Surakarta tersebut bahwa UMKM saat ini sudah semakin adaptif dan unggul, terbukti dari packaging yang semakin ciamik dan transformasi pemasaran melalui media sosial.
Berita Terkait
-
Salurkan KUR Hingga Rp 55,27 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Kredit Usaha Rakyat Award 2022
-
Tiga Syarat Agar Kredit Macet UMKM di Perbankan Bisa Dihapus
-
Jaga Kerahasian Data Nasabah, Emiten Bank Hana Raih Sertifikat Keamanan Informasi
-
Permudah Transaksi Nasabah, Danamon Luncurkan Approval Kartu Kredit Secara Online dalam Satu Menit
-
Danamon Hadirkan Fasilitas Approval Kartu Kredit Secara Online Hanya dalam Satu Menit
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
Emas Melesat, Perak Menggila! Ini Pemicu Lonjakan Harga Logam Mulia Hari Ini
-
Bertemu S&P, Purbaya Jelaskan Fondasi Ekonomi Indonesia Masih Kokoh
-
Viral Restoran di Bali Diduga Milik WN Israel, Bagaimana Hukum dan Aturannya?
-
Goldman Sachs Naikkan Target Indeks Pasar Berkembang, Proyeksi Cuan Besar?
-
Jangan Asal Investasi! Kenali Cara Membedakan Pialang Resmi dan Investasi Bodong
-
Day Trading atau Swing Trading? Ini yang Bisa Menguras atau Menyelamatkan Uang Anda
-
Warga Bantah Isu Eksodus di PSN Wanam, Justru Harap Ekonomi dan Lapangan Kerja Makin Tumbuh
-
UU P2SK Resmi Disahkan DPR dan Pemerintah, Ini Rincian 17 Poin Pentingnya
-
Purbaya Bela Danantara usai Diberi Outlook Negatif dari Lembaga Internasional Moody's
-
DSI Berpotensi Dongkrak Devisa dan Stabilkan Rupiah, Tapi Ada Risiko Tumpang Tindih Lembaga