Google Indonesia mengajak penyelenggara menangkal disinformasi pemilu, melalui program-program kreatif. Gayung bersambut, Bawaslu setuju dan mendukung program tersebut. "Kalau dilihat dari programnya, sepertinya, cara Google ini menjadi hal yang pas dalam mengkampanyekan isu kepemiluan," kata Anggota Bawaslu Lolly Suhenty di Jakarta, kemarin.
Apalagi ungkap Lolly, hampir seluruh konten informasi yang dimiliki Bawaslu menyasar pada tiga isu khusus. Semisal antipolitik uang, netralitas ASN, dan politisasi SARA. Maka dari itu, Lolly berharap, Google Indonesia dapat mengemas isu-isu tersebut dengan kreatif.
"Nah ini menjadi fokus Bawaslu karena tiga isu selalu jadi trending setiap pemilu. Saya percaya tim Google, dapat menyampaikan materi ini dengan konten yang kreatif," harapnya.
Product Marketing Manajer Google Indonesia Ravina Gobindram menjelaskan maksud dan tujuan pihaknya menawarkan program tersebut, guna mengedukasi masyarakat khusunya pemuda agar mampu memilah disinformasi kepemiluan dengan baik.
Dia mengatakan Google Indonesia sudah melakukan beberapa kampanye untuk menangkal disinformasi yang marak jelang pemilu. Salah satunya dengan mengadakan kuis bertajuk 'Rechek Sebelum Kegocek'.
"Kita membuat sesatu yang tidak kaku, ada lucunya, tapi membuat orang waspada akan missinformasi yang ada," terangnya. Menyikapi itu, Lolly menambahkan agar dalam pemilihan talent untuk mengisi program kuis semisal, 'Rechek Sebelum Kegocek' haruslah talent yang tidak berpihak kepada calon tertentu. "Saya sih inginnya, talent yang dipilih, tidak berpihak kepada calon peserta pemilu manapun," harapnya
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
Terkini
-
Antre Panjang, Dokter Kurang: Temuan DPRD Saat Sidak di Puskesmas Bandar Lampung
-
BGN Segel Dua SPPG di Pamekasan Akibat Fasilitas Kumuh
-
ASN Putra Daerah Tewas Ditembak OPM, TNI-Polri Sisir Hutan Yahukimo Buru Pelaku!
-
Terancam Downgrade MSCI, BEI Optimistis IHSG Tetap Kuat dan Naik 8%
-
6 Sepeda dengan Boncengan Belakang Bawaan, Kuat Buat Anak dan Orang Dewasa
-
Predator Berkedok Guru Ngaji di Pamekasan: Nasib Pilu Dua Santriwati Terperangkap Trauma Menahun
-
Tayang Mei, Ryohei Otani dan Jin Young Bintangi Shota's Last Business Trip
-
Hammersonic 2026 Jadi Private Festival, Ravel Junardy Umumkan Bakal Refund Semua Tiket 100 Persen
-
Melihat Peran Perempuan Jadi Petani Sawit
-
GoSend Luncurkan Fitur Kode Terima Paket, Pengiriman Kini Lebih Aman dan Anti Salah Kirim