Video dengan judul "HARI INI PENUH BAHAGIA RESMI RUJUK LADY NAYOAN & RENDY KJAERNETT, DR RICHARD LEE SIAP MENDUKUNG" yang diunggah oleh akun YouTube Inset Seleb pada Jumat (11/8/2023) ternyata memiliki konten yang menyesatkan atau hoaks.
Narasi judul video itu mengarahkan penonton agar percaya bahwa dr Richard Lee berhasil mempersatukan kembali hubungan rumah tangga Lady Nayoan dan Rendy Kjaernett usai kasus perselingkuhan.
Selain itu, thumbnail video ini juga disertai tulisan 'PENUH BAHAGIA USAI RESMI RUJUK Dr. RICHARD LEE MEMPERSATUKAN KEMBALI'.
Penjelasan :
Berdasarkan penelusuran video tersebut secara keseluruhan yang berdurasi 2 menit 42 detik, tidak ditemukan informasi terkait Lady Nayoan dan Rendy Kjaernett rujuk kembali berkat dr. Richard Lee.
Faktanya, berdasarkan penelusuran, hingga saat ini tidak ada bukti atau berita kredibel yang menyatakan hal demikian.
Adapun diketahui bahwa usai kasus perselingkuhan suaminya, Rendy Kjaernett dengan Syahnaz, Lady Nayoan menggugat cerai ke Pengadilan Negeri Bekasi dan terlah terdaftar dengan nomor perkara 314/pdt.G/2023/PN. Bks sejak 10 Juli 2023.
Sidang perceraian tersebut telah dilakukan sebanyak dua kali. Sidang perdana dengan agenda mediasi digelar di PN Bekasi pada Selasa (18/7/) dan sidang kedua pada Rabu (2/8/2023).
Baca Juga: Duet Krisdayanti dan Anang Hermansyah Bawa Petaka, Ashanty Sampai Nekat Minta Cerai, Benarkah?
Terpisah, kini, Lady Nayoan masih dalam kondisi lemah akibat kecelakaan bersama Rendy Kjaernett. Meski begitu, Rendy Kjaernett memang kini selalu ada mendampingi Lady Nayoan.
Terkait hal tersebut, dr. Richard Lee pun memang berharap agar keduanya bisa sama-sama kembali bersatu.
Kesimpulan :
Dari penelusuran Suara Liberte, kabar bahwa Lady Nayoan dan Rendy Kjaernett rujuk kembali berkat dr. Richard Lee, seperti video berjudul "HARI INI PENUH BAHAGIA RESMI RUJUK LADY NAYOAN & RENDY KJAERNETT, DR RICHARD LEE SIAP MENDUKUNG" yang diunggah oleh akun YouTube Inset Seleb pada Jumat (11/8/2023), merupakan konten yang dimanipulasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026