Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu menyinggung politikus yang mengomentari polusi udara di Jakarta yang belakangan menjadi sorotan banyak pihak.
Menurut Said Didu, polusi udara di satu kota diukur berkala setiap harinya. Termasuk polusi udara di Jakarta yang disebabkan oleh kejadian terkini.
"Hahaha. Polusi udara kota itu diukur tiap hari. Artinya polusi saat ini disebabkan oleh kejadian saat ini," katanya, dikutip Liberte Suara, Selasa (15/8/2023), di akun Twitternya.
Lebih lanjut, Said Didu menilai para politikus itu justru mempertontonkan kebodohannya usai menyinggung polusi udara di Jakarta.
"Jadi politisi bukan berarti bebas mempertontonkan kebodohan diri sendiri," ujarnya dalam postingan tersebut.
Sebagai informasi, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyinggung polusi udara di Jakarta lantaran sudah lama tidak diurus.
Seperti dilansir Liputan6, Awalnya, Hasto menyampaikan kalau dirinya sedang kurang sehat sehingga masih mengenakan masker. Namun tak lama masker itu dia copot karena merasa udara di Bogor lebih baik dari Jakarta.
Hasto kemudian pelempar sindiran kalau polusi udara di DKI Jakarta terjadi karena Ibu Kota lama tidak diurus.
"Maklum Jakarta lama enggak diurus ibu kotanya. Untung sekarang ada Pak Heru, merupakan Pj Gubernur sebagai sosok yang bekerja keras dan melanjutkan suatu ide, mimpi, imajinasi dari Pak Jokowi, tentang ibu kota negara yang seharusnya bebas dari polusi," kata dia.
Baca Juga: Gibran Tanya Yenny Wahid Soal Bacawapres Ganjar Pranowo
Berita Terkait
-
Ini 3 Pihak Berkepentingan di Balik Uji Materi Batas Umur Capres-Cawapres, Ternyata Enggak Ada PDIP
-
Rocky Gerung Warning PDIP Tercatat dalam Sejarah Sebagai Partai yang Halang-halangi Kebebasan Berbicara
-
Buntut Dugaan Penghinaan ke Jokowi, Rocky Gerung: Saya Minta Maaf Bikin Kehebohan, PDIP Juga Lakukan Hal yang Sama
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Minat PIP Naik Saat Ancaman PHK Membayangi, Ekonom Minta Pemerintah Fokus Selamatkan Lapangan Kerja
-
Pesona Gazgas Hummer Pro 150, Motor Cita Rasa Lokal Harga ala Vario: Alternatif KLX dan WR 155
-
Kenapa PLN Melakukan Pemadaman Listrik? Ini 5 Alasannya
-
5 Hydrating Toner Under Rp50 Ribu: Lembap Maksimal Gak Bikin Kantong Bolong
-
KPK Lelang Barang Rampasan Koruptor, iPhone XS Rp 231 Ribu Laku Rp 34 Juta
-
3 Micellar Water Khusus Anak untuk Angkat Kotoran di Wajah Tanpa Iritasi
-
Eks Top Skor Serie A Igor Protti Meninggal Dunia, Pesan Perpisahannya Menggetarkan
-
Pria Tewas Dikeroyok di Pematangsiantar, Berawal Cekcok Harga Tato
-
Gisella Anastasia Perdana Main Sinetron, Langsung Jadi Tokoh Utama
-
AMMSI Dukung MBG Ditiadakan Saat Libur Sekolah, Tegaskan Tolak Praktik 'Jual Beli Titik' Dapur Liar