Warga Nahdlatul Ulama (NU) menyatakan kecondongan mendukung Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai calon presiden (capres) dalam pemilihan presiden (pilpres) 2024.
Peneliti senior Surabaya Research Syndicate (SRS) Edwin Abdul membeberkan hasil survei terbaru periode 2-11 Agustus 2023. Hasilnya, Prabowo terbukti mendapatkan dukungan tertinggi dari warga NU atau nahdliyin.
Edwin menuturkan, tak hanya dari kalangan nahdliyin, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) juga menjadi variabel penentu keunggulan Prabowo atas capres PDI Perjuangan Ganjar Pranowo di Jawa Timur (Jatim).
“Berdasarkan analisis tabulasi silang dari hasil survei SRS diketahui bahwa bagian terbesar kaum nahdliyin, 41,5 persen cenderung memilih Prabowo,” kata Edwin, dalam keterangannya, dikutip Liberte Suara, Rabu (16/8/2023).
Edwin menekankan, naiknya elektabilitas Prabowo di Jatim memang tidak terlepas dari PKB dalam gerbong koalisi Gerindra. Mengingat PKB merupakan partai yang lahir dari rahim NU.
“Setelah Prabowo menggandeng PKB dalam Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR), dukungan warga NU mulai mengalir kepada Menteri Pertahanan RI itu,” jelas Edwin.
Dengan adanya dukungan dari nahdliyin Prabowo memiliki peluang menang lebih tinggi Jatim. Mengingat dalam dua pilpres sebelumnya, orang nomor satu di Kemenhan tersebut selalu mengambil jalan yang berlawanan sehingga selalu mengalami kekalahan di Jatim.
“Dalam dua pilpres sebelumnya, Prabowo selalu berada di jalan yang berlawanan dengan PKB, dan hasilnya Prabowo selalu kalah di Jawa Timur karena kurang mendapatkan dukungan dari kaum nahdliyin,” terangnya.
Dengan adanya dukungan dari nahdliyin, Prabowo terbukti menduduki peringkat pertama elektabilitas capres untuk wilayah Jatim.
Baca Juga: Menatap Pemerataan Pemenuhan Kebutuhan Dasar Masyarakat dengan Bonus Demografi
Dari survei yang sama, Prabowo terbukti unggul dari capres PDIP Ganjar dan Capres Koalisi Perubahan Anies Baswedan di Jatim.
Berdasarkan hasil survei yang dirilis oleh SRS, capres Gerindra itu berhasil mengantongi dukungan suara sebanyak 43,7 persen, diikuti Ganjar dengan 39,5 persen dan Anies yang hanya meraup suara sebesar 12,2 persen.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ke Mana BBM Ilegal Sumsel Mengalir? Polisi Bongkar 96 Kasus dan Sita 1,28 Juta Liter
-
Danantara Perdana Ikut Rapat KSSK, Purbaya Bela: Arahan Presiden, Cuma Beri Masukan
-
Ip Man: Kung Fu Legend, saat Film Bela Diri Modern Hilang Momen Ikoniknya
-
BMKG Pastikan Gempa M6,8 di Jepang Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia
-
Ribuan Ijazah SMA-SMK Negeri di Riau Belum Diambil, Dinas Pendidikan: Gratis!
-
Pakai Rompi Oranye, Anggota DPRD Jatim Fraksi Gerindra Mahrus Ali Resmi Ditahan KPK
-
Pengembangan Minyak Jelantah Jadi Avtur Tersendat, Emiten ESSA Stop Proyek SAF
-
WNA Selandia Baru Tersangka Eksploitasi Seksual di NTB Dialihkan Jadi Tahanan Rumah, Ini Alasannya
-
5 Rekomendasi Sunscreen Water Based Terbaik sesuai Review dan Harga
-
Teka-teki Reshuffle Kabinet, AHY Akui Demokrat Belum 'Disenggol' Prabowo