Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedek Prayudi alias Uki baru-baru ini memberikan pernyataan menohok seputar jalan dari Pilpres 2024.
Dirinya memberikan kritikan pedas terhadap sikap yang ditunjukkan oleh PDI Perjuangan (PDIP). Hal ini terkait dengan bagaimana partai tersebut belum juga mengakui dukungan yang datang dari partainya untuk Ganjar Pranowo.
Meski tak eksplisit menyebut pihak terkait, politikus ini melakukannya dengan mengatakan bahwa kunci kemenangan pilpres bukanlah mengusir kelompok-kelompok yang dalam barisan yang sama hanya karena dianggap sebagai lingkaran yang masih kecil dalam dinamika politik di Indonesia.
"Memenangkan Pilpres itu dengan menggalang dukungan, bukan dengan mengusir sesama pendukung dari kubu yang sama karena merasa lebih pendukung," ungkapnya seperti yang dilansir pada Jumat (18/8).
Uki mengatakan bahwa arogansi adalah sumber kelemahan. Menurutnya kelemahan yang diciptakan dari hal ini akan menjadi cara lawan mengalahkan sosok dari Ganjar. Ujungnya bahkan bisa kalah di Pilpres 2024.
"Kita bermain arogan, rival bermain humble. Kelemahan kita mereka jadikan kekuatan mereka. Siap-siap kalah kalau begini," tegasnya.
Diketahui, PDIP belum juga mengakui dukungan yang datang dari PSI. Bahkan baru-baru ini beberapa kader dari partai tersebut malah menyebut bahwa partai itu adalah pembohong karena bertemu sosok dari Prabowo Subianto.
Namun walau demikian, beberapa kader partai wong cilik mengatakan bahwa partainya masih terbuka untuk melakukan koalisi termasuk dengan PSI.
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana