/
Selasa, 22 Agustus 2023 | 05:40 WIB
Budiman Sudjatmiko (Suara.com/Alfian Winanto)

Penggiat Media Sosial Jhon Sitorus kembali buka suara terkait dengan manuver politik kontroversial yang dilakukan oleh Kader Partai Demokrat Indonesia Perjuangan (PDIP) Budiman Sudjatmiko di Pilpres 2024.

Dirinya keheranan mengapa politikus tersebut mendukung sosok dari Prabowo Subianto. Padahal kelompoknya sudah mengajukan nama dari Ganjar Pranowo. Inilah yang menjadi kontroversi dari Budiman.

Jhon menilai ada sikap oportunis dalam diri politikus tersebut apalagi aktivis itu mengaku tak ingin mundur dari PDIP. Menurutnya Budiman seharusnya malu atas aksi politiknya ini.

"Idealisme digadai demi kekuasaan, jabatan & materi. Bahkan urat malu pun dipotong agar tak punya rasa malu," ungkap dari akun @Miduk17 seperti dilansir pada Selasa (22/8).

Pengamat politik ini menilai bahwa tak mundurnya politikus ini juga mungkin saja merupakan strategi dari Budiman untuk Prabowo. Ia akan menjadi kepanjangan tangan menteri pertahanan itu di PDIP.

"Saya yakin, orang seperti ini hanya sekadar alat bagi Prabowo," ujarnya curiga kepada sikap dari Budiman.

Sementara Budiman sendiri mengaku bahwa arah dukungannya ini didasari oleh keresahannya yang menilai bahwa tanah air harus dipimpin oleh sosok yang dipenuhi pemikiran strategic. Ini karena banyaknya sejumlah tantangan global di 2024.

Terkait sanksi atas manuver politiknya, politikus ini bersiap menghadapi hal tersebut namun mengaku bahwa dirinya tak bisa membayangkan situasi jika dirinya dipecat dari PDIP.

Load More