Berbagai catatan kekurangan Stadion Manahan yang disampaikan Federasi Sepak Bola Internasiolan (FIFA) segera dibenahi oleh Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka. Dia menyebutkan Pemerintah Kota Surakarta segera melengkapi catatan-catatan FIFA.
“Kami segera melengkapi berbagai catatan FIFA seperti kekurangan meja furnitur,” kata Gibran Rakabuming Raka, di Solo, kemarin. Putra Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu mengatakan untuk kekurangan meja furnitur segera dilengkapi Pemerintah Kota Surakarta sebab hal itu jadi tanggung jawab pemerintah daerah.
Sedangkan soal platform kamera atau closed circuit television (CCTV) di tribun suporter yang melengkapi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Menurut Gibran, terpenting kekurangan yang masih ada dapat segera dilengkapi baik oleh Pemkot Surakarta maupun Kementerian PUPR.
Gibran memastikan selama penambahan fasilitas yang kurang tidak akan mengganggu babak kualifikasi Piala AFC U-23 di Stadion Manahan pada tanggal 6–12 September. “Selama melengkapi pekerjaan penambahan fasilitas catatan FIFA, tidak mempengaruhi jadwal pertandingan Piala AFC U-23 di Solo,” katanya.
Sebelumnya FIFA menilai ada kekurangan fasilitas pendukung Stadion Manahan yang bakal menggelar laga Piala Dunia U-17 akhir tahun ini. Manahan bakal menggelar laga penyisihan, partai final, serta penutupan Piala Dunia U-17, November-Desember tahun ini.
“Soal Stadion Manahan tinggal fasilitas saja, kalau arena pertandingan sepak bola Piala Dunia U-17 tidak ada masalah dari FIFA,” Kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Solo Rini Kusumandari.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Posisi Tempat Tidur yang Pas Menurut Feng Shui, Demi Jaga Keharmonisan dan Cegah Insomnia
-
Pastikan Tepat Sasaran, BRI Peduli Salurkan 3.200 Paket Sembako bagi Warga Tegal
-
Rupiah Melemah, Purbaya Yakin Ekonomi Indonesia Tetap Kuat, Kurs Kembali ke Rp15 Ribu
-
4 Alternatif Lipstik MAC yang Tahan Lama dan Lebih Terjangkau, Mulai Rp70 Ribuan
-
6 Fakta Blackout Massal yang Melumpuhkan Riau Hingga Aceh
-
Wanti-wanti Bobotoh di GBLA, Bojan Hodak: Jangan Sampai Angkat Piala di Atas Tribun Lagi
-
Ternyata Korban Pembunuhan! 6 Fakta Terungkapnya Kasus Mayat Wanita di Cipocok Jaya Serang
-
Menteri PU Jelaskan Kasus Dugaan Korupsi di Dirjen SDA
-
Tambang Emas Ilegal di Cigudeg dan Tanjungsari Bogor Disegel
-
Inovasi Baru PGTC 2026: Energy AdSport Challenge Jadi Wadah Mahasiswa Berprestasi Jalur Non-Akademis