Usai bakal calon presiden Prabowo Subianto mengumumkan nama Koalisi Indonesia Maju, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyatakan pengumuman nama koalisi itu tidak melalui diskusi. Ketua DPP PKB Daniel Johan menyebut belum tentu mendukung penuh Prabowo Subianto jika posisi calon wakil presiden tidak diberikan kepada Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.
Ultimatum itu disampaikan karena partai Gerindra dan PKB sudah memiliki kesepakatan yang ditandatangani di Sentul, Bogor, Jawa Barat. Salah satu poin kesepakatan itu menyatakan penentu cawapres adalah Prabowo dan Muhaimin Iskandar.
Jika kesepakatan itu diubah maka PKB akan membahas ulang arah dukungannya diinternal partai. Pandangan serupa dikemukakan Wasekjen PKB Syaiful Huda. Menurutt Syaiful perubahan nama koalisi dari Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) menjadi Koalisi Indonesia Maju tidak melalui diskusi.
“Koalisi ini (Koalisi Indonesia Maju) memang cukup mendadak diumumkan. Gus Imin baru tahu disaat diumumkan Pak Prabowo dalam acara HUT PAN. Menurut saya ada lompatan. Karena menurut saya kalau kita mau bikin sebuah koalisi baru tentu harus ada ruang duduk bersama mendiskusikan membahas berbagai hal baik yang sifatnya substantif maupun teknis,”Kata Syaiful
Sebelumnya Prabowo Subianto saat menghadiri perayaan puncak HUT ke-25 PAN, tidak malu-malu mengakui bahwa koalisinya merupakan tim Presiden Jokowi. Maka dari itu, koalisi ini disebut Prabowo akan melanjutkan perjuangan Jokowi dengan berbagai program yang telah dicanangkan demi kemajuan Indonesia.
Bahkan dirinya sempat berembuk dengan para ketua umum partai politik yang tergabung dalam Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) untuk mengubah nama koalisinya menjadi mirip dengan Kabinet Indonesia Maju bentukan Jokowi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Portofolio Makin Aman, BRI MI Hadirkan Reksa Dana ETF Emas dengan Jaminan LBMA
-
Kemarau, tapi Air Muara Musi Diprediksi Naik 3,7 Meter Sore Ini
-
Review Serial Our Sticky Love: Kisah Asmara Unik Mantan Petinju dan Jaksa
-
Skin Tint Skintific Kandungan Aktifnya Apa? Ini Klaim dan Review Pembeli
-
Hadiri Kirab Merah Putih FMP ke-11, Adityawarman Adil: Perkuat Cinta Tanah Air
-
Hari Pramuka ke-65, Gubernur Sulsel dan Mentan RI Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat di Bone
-
Syahrini Kembali ke Dunia Musik, Rilis Lagu 'Kau yang Utama'
-
Topan Dolphin Mengamuk Dua Kali di China, Lebih 1 Juta Warga Dievakuasi
-
Papua Bukan Tanah Kosong! Masyarakat Adat Nabire Tolak Tambang dan Pembanguna Pos Militer
-
Karhutla Hanguskan 18 Hektare Hutan di Sukabumi, Sejumlah Titik Masih Berasap