Pengamat Politik Ujang Komarudin menilai Partai Demokrat harus membuat kalkulasi politik bila pada akhirnya memutuskan untuk keluar atau tidak dari Koalisi Perubahan. Hal ini dilakukan pasca partai berlambang logo Mercy itu membongkar kesepakatan antara Partai Nasdem dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk menduetkan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar.
Kesepakatan sepihak tersebut membuat Koalisi Perubahan dan Persatuan (KPP) terancam bubar. “Demokrat harus mengedepankan rasionalitas dan objektivitas dalam menghitung langkah politiknya ke depan. Keluar Koalisi Perubahan harus hitung secara matang. Kalkulasinya harus sehat dan rasional,”Kata Ujang di Jakarta, Jumat (1/9).
Akibat sikap Nasdem dan Anies itu, Sekjen Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya mengungkapkan para petinggi Demokrat merasa dikhianati atas keputusan sepihak itu. Partai Demokrat kata dia kecewa karena sama sekali tidak dilibatkan dalam keputusan ini.
Dengan adanya keputusan Nasdem mengusung Anies-Muhaimin sebagai calon presiden dan calon wakil presiden, DPP Partai Demokrat menginstruksikan seluruh pengurus daerah dan ranting mencopot baliho bergambar Anies Baswedan
Koalisi perubahan dibangun oleh tiga partai yakni Partai Nasdem, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Demokrat. Koalisi bersepakat mengusung mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, sebagai bakal calon presiden.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
6 Fakta Blackout Massal yang Melumpuhkan Riau Hingga Aceh
-
Wanti-wanti Bobotoh di GBLA, Bojan Hodak: Jangan Sampai Angkat Piala di Atas Tribun Lagi
-
Ternyata Korban Pembunuhan! 6 Fakta Terungkapnya Kasus Mayat Wanita di Cipocok Jaya Serang
-
Menteri PU Jelaskan Kasus Dugaan Korupsi di Dirjen SDA
-
Tambang Emas Ilegal di Cigudeg dan Tanjungsari Bogor Disegel
-
Inovasi Baru PGTC 2026: Energy AdSport Challenge Jadi Wadah Mahasiswa Berprestasi Jalur Non-Akademis
-
Negara Rugi Rp12,5 Miliar! Polres Bogor Gulung Mafia BBM, Elpiji Subsidi dan Tambang Emas
-
Listrik di Riau Nyala Kembali usai Padam Total selama 3 Jam
-
BRI Consumer Expo Jakarta 2026 Hadir di JICC: Banjir Promo Hunian, Kendaraan, Sampai Tiket Pesawat
-
PLN Investigasi Penyebab Blackout Sumatera Utara: Ini Bedanya dengan Mati Lampu Biasa